kumparan
6 Mar 2019 16:39 WIB

Debat Cawapres, Timses Masih Soroti Pengaturan Waktu Bicara Ma'ruf

Juru bicara TKN Jokowi-Maruf Amien, Meutya Hafid. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Kedua cawapres, Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno, akan melakoni debat ketiga pilpres pada 17 Maret mendatang. Juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Meutya Hafid, mengungkapkan bakal ada kejutan dari Ma'ruf saat debat antarcawapres nanti.
ADVERTISEMENT
Meutya mengatakan, kejutan itu nantinya sekaligus menjawab pandangan sebelah mata orang selama ini terhadap Ma'ruf.
“Insyaallah siap. Pak Maruf itu Pak Kiai, saya rasa pengalamannya juga banyak. Kita juga lihat ini sih banyak orang menganggap Pak Kiai belum berpengalaman debat dan lain sebagainya. Enggak apa juga, supaya ada surprise tersendiri dari Pak Kiai,” kata Meutya di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Rabu (6/3).
Pandangan sebelah mata yang diterima Ma'ruf, menurut Meutya, justru menjadi poin plusnya. Ia yakin Ma'ruf dapat menjawab seluruh pertanyaan debat dengan baik, terlebih pengalamannya sebagai penggagas ekonomi syariah.
Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin tiba untuk menonton debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
“Karena beliau ini orangnya berpengalaman cukup banyak, di DPR juga pernah, ekonomi memahami bahkan beliau juga salah satu penggagas dan otak ekonomi syariah,” ungkap Meutya.
ADVERTISEMENT
Dengan segala keunggulan yang dimiliki Ma'ruf, Meutya yakin cawapres 01 itu dapat mengungguli Sandi. Namun, satu hal yang masih disoroti tim adalah manajemen waktu berbicara saat debat.
“Saya rasa beliau dapat unggul. Tinggal bagaimana pengaturan waktu karena cukup tricky, tinggal itu saja,” tutur Meutya.
Sudirman Said di sela-sela Talkshow Bedah Program Capres-Cawapres di Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (6/3). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Sementara itu, Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said, menjelaskan tak ada persiapan khusus yang dilakukan Sandi jelang debat. Hal itu lantaran Sandi dianggap sudah sangat paham dengan materi debat ketiga.
“Tema mendatang kesehatan, pendidikan, lapangan kerja, sosial budaya. Kita akan fokus di situ. Tentu itu adalah tema-tema yang bisa dibilang sangat Pak Sandilah ya. Pak Sandi fokus pada ekonomi, lapangan kerja, kesejahteraan masyarakat, kestabilan harga-harga bagi emak-emak,” ungkap Sudirman.
ADVERTISEMENT
Selain itu, materi debat dianggap sudah biasa disampaikan Sandi dalam kampanye di forum-forum. "Enggak ada yang khusus, kemarin para ahli berkumpul untuk melakukan workshop disampaikan dan jadi. Salah satu persiapan materi Pak Sandi,” tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan