Kumparan Logo
aksi mahasiswa surabaya-madura
Massa mahasiswa mulai berdatangan ke DPRD Jawa Timur.

Demo di Surabaya: Polisi Setel Asmaul Husna, Mahasiswa Baca Yasin

kumparanNEWSverified-green

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Massa mahasiswa mulai berdatangan ke DPRD Jawa Timur. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Massa mahasiswa mulai berdatangan ke DPRD Jawa Timur. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan

Massa mahasiswa dari berbagai universitas di Surabaya dan Madura mulai berdatangan ke depan kantor DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Kamis (26/9). Mayoritas massa datang dengan sepeda motor.

Pantauan kumparan di lokasi, sejak sekitar pukul 09.50 WIB, massa dari HMI sudah menggelar orasi dengan menggunakan mobil komando. Mereka mengawali orasi dengan membaca surah Yasin untuk DPRD Jatim.

video youtube embed

Surah Yasin adalah salah satu surah Al-Quran yang berisi 83 ayat. Semua yang hadir menyimak pembacaan ayat-ayat suci itu.

Massa mahasiswa mulai berdatangan ke DPRD jawa Timur. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan

Sementara itu, massa yang mengenakan almamater biru dongker mulai memadati Jalan Indrapura dengan menggunakan sepeda motor. Mereka nampak membawa sejumlah poster, seperti ‘Dewan pengkhianat rakyat jancok!’ ‘Entah apa yang merasuki DPR,’ ‘Berhenti apatis setidaknya untuk nasibmu sendiri!’ dan sebagainya.

Massa mahasiswa mulai berdatangan ke DPRD Jawa Timur. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan

“Assalamu’alaikum, selamat datang Saudara, terima kasih atas ketertibannya di lapangan dan di jalan,” sambut seorang polisi menggunakan pengeras suara.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan, pihaknya telah menerjunkan sebanyak 2.700 personel gabungan TNI/Polri. Dari 2.700 personel, 300 di antaranya (3 kompi) merupakan pasukan Asmaul Husna.

Massa mahasiswa mulai berdatangan ke DPRD Jawa Timur. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan

Pasukan Asmaul Husna adalah polwan yang mengenakan kerudung putih. Sedangkan, polisi laki-laki mengenakan serban putih dikalungkan di leher. Selain itu, lantunan Asmaul Husna (99 nama Allah yang indah dan agung) juga diperdengarkan di pengeras suara masjid maupun pengeras suara milik aparat.

Massa mahasiswa mulai berdatangan ke DPRD Jawa Timur. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan

Luki mengatakan, pihaknya sengaja melakukan pendekatan khusus dalam aksi kali ini, sebab masyarakat Jawa Timur dikenal religius.

“Masyarakat Jawa Timur berbeda (dengan kawasan lain), agamis religiusnya lebih tinggi, muslimnya alhamdulillah santrinya banyak, pondok pesantren banyak, saya yakin dengan lantunan ayat-ayat suci akan tenang," ujar Luki .

Massa mahasiswa mulai berdatangan ke DPRD Jawa Timur. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan

"Asmaul Husna ini akan mendinginkan suasana, itu ada yang kami bentuk sendiri, namun insyaallah kami aparat TNI-Polri dengan massa bersatu,” imbuhnya.