Pencarian populer

Donasi untuk Tukang Becak yang Dipenjara Capai Rp 700 Juta Lebih

Tukang becak Rasilu Foto: Ambonnesia

Kisah Rasilu (34), tukang becak yang divonis 1 tahun 6 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon, mengundang simpati publik. Hukuman 1 tahun 6 bulan yang harus dijalani menyebabkan ia tidak dapat mencari nafkah untuk keluarganya di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Tak sampai sepekan, simpati publik mengalir melalui berbagai bentuk. Salah satunya adalah aksi penggalangan dana online yang diinisiasi kumparan demi menyelamatkan pendidikan anak-anak Rasilu, yang saat ini telah melampaui target.

Penggalangan dana melalui platform Kitabisa ini dibuka sejak 18 Februari 2019 dengan target donasi Rp 500 juta. Durasi penggalangan dana ditargetkan selama satu bulan, namun pada Jumat (1/3), sudah terkumpul melampaui target, yakni Rp 599.307.861. Hingga berita ini tayang, donasi telah terkumpul sejumlah Rp 736.547.200.

Donasi Juga Akan Diserahkan ke Anak Korban

Donasi ini akan diserahkan untuk keluarga Rasilu guna menunjang pendidikan anak-anaknya yang berjumlah 5 orang. Terlebih putri sulungnya yang duduk di bangku kelas 3 SMP, Aisa, sempat hampir putus sekolah. Selain itu, dana yang terkumpul juga akan diberikan kepada anak dari Maryam, korban kecelakaan, sebagai dana pendidikan.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Kamis,23/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.22