Pencarian populer
Dua Laporan Dugaan Penistaan Agama Sukmawati Dicabut
Konfrensi pers Sukmawati Soekarnoputri. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
Laporan polisi terhadap Sukmawati Soekarnoputri terkait puisi 'Ibu Indonesia' yang dinilai mengandung penistaan agama, berkurang. Hal ini menyusul dicabutnya dua laporan yang dibuat oleh Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur.
“Jadi itu yang lapor adalah dari NU wilayah Jawa Timur, jadi sudah dua yang mencabut laporannya. Di sini (Jakarta) satu di sana (Jawa Timur) satu,” ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (23/4).
Meski dua laporan sudah dicabut, masih ada 22 laporan lagi yang akan diperiksa. Dari jumlah tersebut, sudah 19 yang dibuatkan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP).
“Seluruhnya 22 sementara ini, tapi kelihatannya akan nambah. 19 Laporan sudah di-BAP minta keterangan. Kemudian tiga lagi belum,” kata dia.
Dirtipidum Bareskrim Polri, Herry Rudolf (Foto: Aria Pradana / kumparan)
Harry memastikan proses laporan terhadap Sukmawati masih sesuai prosedur. Ia menampik jika proses pemeriksaan laporan tersebut lambat. Menurutnya, banyak laporan yang harus diperiksa sebelum masuk ke pemeriksaan terlapor.
“Kan itu yang diperiksa banyak tuh, ada saksi tambahan yang berkaitan dengan alat bukti. Alat bukti kan bisa dikumpulkan keterangan-keterangan yang sesuai alat bukti, kemudian keterangan-keterangan yang berkaitan ahli, baik itu ahli bahasa, pidana, sastra juga mungkin karena ini puisi," jelasnya.
Puisi Sukmawati di pagelaran Anne Avantie. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
Sukmawati dilaporkan karena puisi berjudul 'Ibu Indonesia' yang ia bacakan saat pagelaran busana 29 tahun Anne Avantie, 28 Maret lalu. Puisi tersebut mendapat kecaman dari berbagai pihak karena dianggap menistakan agama Islam.
Aksi Bela Islam 64 di Tugu Tani (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)
Bahkan, sejumlah ormas Islam menggelar Aksi Bela Islam 64 menuntut penyelesaian kasus. Sukmawati sendiri sebenarnya telah meminta maaf terkait puisinya tersebut.
Beberapa tokoh seperti Ma'ruf Amin dan Mahfud MD juga telah meminta agar umat Islam memaafkan Sukmawati dan mencabut laporan tersebut.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: