kumparan
20 Des 2017 22:31 WIB

Eko Wiryatmoko Siap Jika Ditunjuk Jadi Sekjen Golkar

Musyawarah nasional luar biasa partai Golkar (Foto: Yudhistira Amran/kumparan)
Bursa calon sekjen pengganti Idrus Marham semakin memanas. Hal ini dikarenakan, draft susunan kepengurusan yang diduga dari salah satu kubu di internal Golkar, mulai beredar luas.
ADVERTISEMENT
Dalam drat tersebut, tertuliskan Letj (purn) Eko Wiryatmoko berada di posisi Sekjen DPP. Namun apakah Eko benar-benar siap menjadi Sekjen?
Menanggapi hal itu, Eko yang saat ini menjabat sebagai Koordinator bidang Polhukam menyatakan kesiapannya. "Disebut-sebut aja enggak apa-apa, Kalau ditunjuk siap aja, masak enggak siap, siap kalau ditunjuk," tegasnya di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/12).
Akan tetapi, ia mengatakan hingga kini belum ada pembicaraan lebih lanjut atau lobi-lobi terkait posisi sekjen dengan Airlangga. Selain Eko, ada nama lain yang juga berebut menjadi Sekjen antara lain Ibnu Munzir dan Happy Bone Zulkarnain.
"Belum ada pembicaraan-pembicaraan, saya masih Korbid Polhukam," pungkasnya.
Ketua Umum DPP Partai Golkar ini pun merespons beredar luasnya draf susunan kepengurusan, yang salah satunya menempatkan Eko menjadi Sekjen. Menurutnya, semua kader Partai Golkar memiliki kans yang sama.
ADVERTISEMENT
"Silakan itu semua kader kader terbaik Partai Golkar," tandasnya.
Setelah resmi menjadi Ketum Golkar, Airlangga diberi mandat oleh munaslub untuk melakukan revitalisasi kepengurusan. Ia diberi waktu maksimal satu bulan untuk melakukan perombakan pengurus.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan