kumparan
21 Mar 2019 21:16 WIB

Erwin Aksa: 4,5 Tahun Mal-mal Sepi, Toko-toko Pada Tutup

Erwin Aksa (kiri) memberikan sambutan di acara Aliansi Pengusaha Nasional di Djakarta Theater, Kamis, (21/3). Foto: Efira Tamara/kumparan
Dalam deklarasi Aliansi Pengusaha Nasional, pengusaha sekaligus politikus Golkar Erwin Aksa menceritakan sulitnya menjadi pengusaha dalam 4,5 tahun terakhir. Ia menyebut, hampir tidak ada usaha yang tumbuh dalam kurun waktu tersebut.
ADVERTISEMENT
"Kita selama 5 tahun atau 4,5 tahun terakhir ini merasakan, begitu sulitnya usaha dan lapangan kerja. Tidak satu pun teman-teman yang usahanya tumbuh, tidak ada satu pun yang bisa menjual," ucap Erwin di hadapan pendukung Prabowo-Sandi di Djakarta Theater, Jakpus, Kamis (21/3).
"Pasar-pasar menurun penjualannya, mal-mal sepi, toko-toko pada tutup. Itu yang kita rasakan selama 4,5 tahun ini," imbuhnya.
Pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandi tiba di acara silaturahmi Aliansi Pengusaha Nasional. Foto: Helmi Afandi/kumparan
Selain itu, Erwin menilai, selama 4,5 tahun, Indonesia tidak memiliki navigator yang baik dalam pembangunan khususnya di bidang ekonomi. Sehingga, ia berharap, akan muncul navigator baru yang akan memimpin Indonesia.
"Kita tidak merasakan navigator, kita harus bagaimana? Tidak ada navigasi dari bangsa ini. Karena itu, kita butuh navigator baru, butuh kepemimpinan yang menavigasi ke depan," tegasnya.
ADVERTISEMENT
Erwin mengaku telah menaruh harapan besar kepada Prabowo-Sandi untuk memimpin dan menjadi navigator bangsa. Apalagi, ia sudah mengenal Sandi sejak lama dan pernah menggantikan Sandi sebagai Ketum HIPMI.
"Oleh karena itu, saya bersyukur bisa bersama dengan sahabat saya, berjuang untuk bisa memenangkan agar kita bisa memberikan navigasi yang baik untuk bangsa ini ke depan," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan