Pencarian populer
Fadli: Palestina Jadi Isu Utama Agenda Diplomasi Parlemen Indonesia
Fadli Zon (Foto: Intan Alfitry Novian/kumparan)
Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengikuti Konferensi Liga Parlemen untuk Yerusalem yang digelar di Istambul, Turki. Konferensi ini diikuti oleh ratusan anggota parlemen yang merupakan delegasi lebih dari 75 negara. Konferensi ini didukung penuh Parlemen Turki dan dibuka oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan.
“Rakyat Indonesia sejak dulu mendukung kemerdekaan Palestina. Isu mengenai Palestina selalu mendapatkan perhatian penting masyarakat Indonesia. Kehadiran saya, dan sejumlah anggota parlemen DPR RI lainnya dalam konferensi ini, merupakan bentuk dukungan bagi rakyat Palestina, mewakili rakyat Indonesia," kata Fadli dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/12).
Fadli menjelaskan, Liga Anggota Parlemen untuk Yerusalem ini merupakan organisasi yang beranggotakan anggota-anggota parlemen dari seluruh dunia yang mendukung kemerdekaan Palestina. Organisasi ini didirikan pada tahun 2015 dan untuk sementara berkantor di Istanbul. Lembaga ini didirikan oleh 150 anggota parlemen yang berasal dari 20 negara Islam. Tapi kini jumlah anggotanya terus bertambah dan semakin meluas.
Konferensi tahun ini merupakan konferensi internasional kedua. Sebagaimana disebutkan dalam statuta, tujuan dibentuknya organisasi ini adalah untuk membentuk dan mengaktifkan komite-komite Palestina di berbagai negara, sehingga terbentuk upaya global yang sistematis untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan menolong rakyat Palestina dari penderitaannya.
“Rakyat Palestina memang tak boleh berjuang sendirian. Kita harus menggalang dukungan dunia untuk membantu rakyat Palestina. Inilah yang turut diupayakan oleh organisasi ini, yaitu melalui jalur diplomasi parlemen," ungkapnya.
Protes Warga Palestina di Gaza. (Foto: REUTERS/Mohammed Salem)
Fadli menyatakan, DPR RI selalu konsisten dalam menyuarakan isu Palestina di berbagai forum internasional. Mulai dari Inter-Parliamentary Union (IPU), Parliamentary Union of OIC Member States (PUIC), maupun forum-forum regional seperti Asian Parliamentary Assembly (APA), ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), dan Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF).
Politikus Gerindra itu berharap negara-negara Islam bisa bersatu dan tidak terlibat konfilik atau bahkan perpecahan. Karena dengan bersatu maka negara-negara Islam akan kuat dan dapat membantu rakyat Palestina lebih efektif lagi ke depannya.
“Selama ini suara dunia Islam selalu disepelekan oleh kekuatan adidaya karena kita sendiri tercerai-berai. Kesalahan dan kelemahan ini mestinya segera disadari oleh negara-negara Islam pendukung Palestina. Agar bisa membantu Palestina dengan efektif, kita harus menjadi negara kuat dan disegani," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: