Pencarian populer

Fadli Zon Bantah Cerita Usamah soal Prabowo Gebrak Meja

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. (Foto: Jafrianto/kumparan)

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra membantah cerita eks Penasihat PA 212 Usamah Hisyam perihal Prabowo Subianto yang menggebrak meja di hadapan para ulama. Fadli menilai pernyataan Usamah sebagai sebuah fitnah dan kebohongan.

"Enggak ada itu, saya ada di situ, enggak ada. Kalau misalnya gayanya Pak Prabowo ya biasa saja Pak Prabowo tidak ada yang aneh aneh. Apalagi yang soal disebut, enggak ada, fitnah itu," kata Fadli usai menghadiri diskusi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/12).

Menurut Fadli, pernyataan Usamah erat kaitannya dengan kepentingan politik. Ia juga mengaku tidak kaget dengan pernyataan Usamah yang dianggap menyudutkan Prabowo.

"Coba aja dicek track recordnya Usamah itu. Seorang politisi yang melompat dari waktu ke waktu demi kepentingannya saja. Saya tahu kok dari tahun 1990-an. Jadi saya tidak kaget," tutur Wakil Ketua DPR RI tersebut.

Mantan Penasihat PA 212, Usamah Hisyam. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Ia juga mengaku heran bila ada pihak-pihak yang meragukan keislaman Prabowo terkait pencalonannya di Pilpres 2019.

"Kita nih mau cari apa? Presiden, serahkan pada ahlinya. Kalau dia ahli agama ya bisa jadi ulama, kalau ahli strategi perang ya jadi jenderal jadi pemimpin, kalau dia ahli perkayuan ya jadi tukang mebel. Menurut saya keimanan seseorang itu urusan seseorang dengan Allah," jelas Fadli.

Sebelumnya, eks Penasihat PA 212 Usamah Hisyam bercerita mengenai sikap Prabowo Subianto yang menggebrak meja di hadapan para Ulama. Kejadian itu terjadi satu pekan sebelum itjima ulama 1 digelar.

Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam Gala Dinner bersama Pengusaha Tionghoa di Jakarta, Jumat (7/12). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Saat itu, Amien Rais sebagai pemimpin rapat mencabut masa skorsing dan mempersilakan Prabowo berbicara. Prabowo pun mempresentasikan rencananya dan apa saja yang akan ia perjuangkan jika mendapat dukungan dari PA 212.

"Tapi di luar dugaan, di depan mukadimah Prabowo berbicara kencang. Dengan suara tinggi dia memprotes pihak-pihak yang meragukan kualitas keislamannya, ibadahnya, kemampuannya mengaji, dan menjadi imam salat," tutur Usamah.

"Dan yang mengejutkan, ia berbicara sambil meninju keras meja rapat di depannya sampai lima kali tinju. Para ulama dan tokoh-tokoh yang hadir sampai terperangah, suasana pun menjadi tegang," imbuhnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23