kumparan
26 Apr 2019 13:25 WIB

Foto: Air Kali Ciliwung Lebih Tinggi dari Permukiman, Tertahan Tembok

Banjir di Bukit Duri, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Foto: Darin Atiandina/kumparan
Air deras yang mengalir di Kali Ciliwung terus menggenangi rumah warga. Hal ini juga terjadi di Kampung Pulo, Jakarta Timur dan kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan. Meski belum meluap, air sudah mulai menggenangi Jalan Jatinegara Barat yang ada di sampingnya.
ADVERTISEMENT
Air di Kali Ciliwung sudah sangat tinggi. Jaraknya hanya tinggal 5 cm meter dari bibir tanggul atau turap yang sudah dibangun untuk mencegah air masuk ke permukiman warga. Bahkan ada rumah warga yang tingginya lebih rendah dari jalan raya.
Banjir di Bukit Duri, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Foto: Darin Atiandina/kumparan
Meski belum meluap, air sudah mulai menggenangi Jalan Jatinegara Barat yang berada tepat di sisi turap. Air itu mengalir melalui selokan dan saluran air permukiman warga.
Anak-anak bermain di kawasan banjir di Bukit Duri, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Foto: Darin Atiandina/kumparan
Air yang menggenangi Jalan Jatinegara Barat memang belum tinggi. Hanya sekitar 5-10 cm. Kendaraan yang melintas di jalan itu masih lancar meski harus memperlambat lajunya.
Anak-anak bermain di kawasan banjir di Bukit Duri, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Foto: Darin Atiandina/kumparan
Kondisi ini juga dimanfaatkan anak-anak untuk bermain air. Mereka tampak berlari hingga berenang di genangan air dangkal itu.
Di sisi lain, petugas pemadam kebakaran sudah siaga sejak pagi di sisi turap. Mereka sudah siap dengan pompa dan sejumlah perahu karet untuk mengevakuasi warga dari banjir.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan