• 1

Geger Isu Upah untuk Relawan Penari Asian Games

Geger Isu Upah untuk Relawan Penari Asian Games


Pertunjukan Kembang Api Asian Games 2018

Pertunjukan kembang api di acara pembukaan Asian Games 2018. (Foto: Kumparan/ Nugroho Sejati)
Perhelatan Asian Games sudah usai. Indonesia meraup kesuksesan. Mulai dari acara pembukaan yang luar biasa sampai prestasi atlet yang membanggakan.
Tapi setelah pesta usai, muncul isu miring. Di media sosial menyeruak kabar bahwa relawan di Asian Games belum dibayarkan upahnya. Khususnya yang terlibat di acara pembukaan dan penutupan.
kumparan kemudian mencoba mengontak salah satu sekolah yang puluhan muridnya dilibatkan dalam pesta pembukaan Asian Games. Pada Selasa (18/9) sore, dari ujung telepon, seorang guru akhirnya memberi respons. Tapi dia tak mau dikutip.
Guru itu lalu memberikan salah satu contoh surat kesediaan menjadi relawan. Kemudian juga diterangkan perihal urusan pembayaran. Keterangan guru ini menepis sebagian isu di media sosial.

Surat perjanjian relawan dan pihak Asian Games.

Surat perjanjian relawan dan pihak Asian Games. (Foto: Dok. Istimewa)
Kata dia, uang memang tak masuk ke siswa, tetapi ke pihak sekolah sebagai bantuan. Kenapa? Karena sejak awal para siswa memang diajak untuk menjadi relawan. Dan uang bantuan dari penyelenggara Asian Games masuk ke kocek sekolah, untuk biaya siswa makan, transportasi ke Senayan, dan kas sekolah.
"Bahwa siswa adalah sukarela. Dan tidak pernah dijelaskan mengenai bahwa mereka akan 'dibayar'. Hal ini juga jelas termaktub dalam surat perjanjian antara siswa dan orang tua dengan pihak ketiga yang menghandle opening - closing," terang dia.
Dan soal urusan uang untuk relawan penari ini ramai, dia menduga terkait penari profesional yang mendapat bayaran langsung ke individu.
"Para 'penari profesional' itu dibayar per kedatangan. Makanya bisa muncul nominal. Karena mereka semuanya dihandle sendiri. Makan, transportasi, dan biaya lain-lainnya," beber guru itu.

Para Pengisi Acara Pembukaan Asian Games 2018

Para penampil yang mengisi acara pembukaan Asian Games 2018. (Foto: Kumparan/ Nugroho Sejati)
kumparan kemudian mengonfirmasi ke pihak INASGOC atau Indonesia Asian Games Organizing Committee soal ramai isu ini.
Departemen HR & Volunteer, Pusparani Hasjim memberi penjelasan. Berikut keterangan yang dia sampaikan ke wartawan.
- Terkait isu Allowance Volunteer, untuk allowance termin ke-4 sekarang sudah masuk ke fase pembayaran untuk tanggal 17 September 2018 akan diberikan ke bagian finance dan dilakukan pentransferan Senin sore atau Selasa pagi dan disusul untuk pembayaran termin ke-5 pada hari berikutnya.
- Tidak benar jika volunteer belum menerima uang pengganti transport sama sekali, karena sampai saat ini INASGOC sudah membayarkan uang pengganti transport dan makan volunteer melalui tiga kali termin pembayaran untuk masa kerja dari tanggal 1-30 Agustus 2018.
- Untuk pembayaran termin-termin berikutnya adalah untuk volunteer yang masa bertugasnya lebih dari tanggal 30 Agustus dan volunteer yang bertugas melebihi masa bertugas maksimal 18 hari.
- Hal tersebut terjadi karena kami juga menunggu dan melakukan kroscek terhadap memo dari departemen terkait volunteer yang bekerja lebih dari 18 hari, karena memo tersebut yang menjadi bahan tim rekap untuk melanjutkan proses.
- Sisa pembayaran volunteer untuk termin berikutnya sudah dalam tahap pembayaran mengikuti skema administrasi keuangan yang berlaku.
- Terkait isu-isu yang beredar di media sosial kemungkinan terjadi karena misinformasi atau lack of informartion yang diterima oknum volunteer tersebut.
Sebagai informasi untuk proses pembayaran uang pengganti transport dan makan volunteer, berikut adalah tahapan/proses mulai dari pengumpulan absensi sampai dengan transfer volunteer.
1. Volunteer melakukan absensi secara manual di lembar absensi volunteer yang selanjutnya divalidasi kehadirannya oleh volunteer HRV
2. Lembar absensi tersebut dikumpulkan setiap 5 hari setelah volunteer bertugas dan lembar absensi tersebut yang menjadi dasar pembayaran kepada volunteer.
3. Setidaknya membutuhkan waktu 2-3 hari untuk menerima total absensi volunteer dan melakukan perekapan.
4.Selanjutnya data dari tim rekap dikirim ke bagian finance HRV untuk dilakukan kroscek nomor rekening berdasarkan pembagian bank yang digunakan untuk pentransferan.
5.Data yang sudah dikroscek tadi selanjutnya dikirm ke bagian finance untuk difollowup melakukan pentransferan, pada proses ini membutuhkan waktu 1-3 hari untuk bisa sampai ke rekening volunteer.
NB: jumlah pembayaran adalah berdasarkan jumlah hari bertugas volunteer yang tertera pada lembar absensi volunteer

Kembang api pembukaan Asian Games 2018

Kembang api pembukaan Asian Games 2018, Sabtu (18/8/2018). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)


NewsAsian GamesINASGOC

presentation
500

Baca Lainnya