• 1

Geng Sepeda Bak 'Superman' Resahkan Warga Malaysia

Geng Sepeda Bak 'Superman' Resahkan Warga Malaysia


Aksi Geng Sepeda di Malaysia

Aksi Geng Sepeda di Malaysia (Foto: Youtube/Lajak Channel)
Lain halnya dengan Indonesia yang tengah diresahkan oleh ulah geng motor, Malaysia justru terancam dengan keberadaan geng sepeda. Keberadaan geng sepeda di Malaysia kini tengah menjadi tren yang sukar untuk dicegah.
Salah satu geng sepeda yang mulai mengancam adalah Mat Lajak. Dilansir Asiaone, geng ini berisi sekelompok anak muda yang mengendarai sepeda modifikasi. Mereka beraksi di jalan umum sehingga membahayakan pengguna jalan.
Awalnya Mat Lajak hanya ada di Johor dan Melaka. Namun, sekarang geng sepeda itu tampak ada di Penang, Selangor, dan Kuala Lumpur.
Atas merebaknya perilaku membahayakan geng sepeda di Malaysia, polisi kemudian melakukan beberapa patroli pengamanan.
Hasilnya, empat anak laki-laki ditahan di Balik Pulau, Penang, pada Selasa (9/01) malam. Sementara 11 orang sebelumnya telah ditahan di Kajang, Selangor, pada hari Minggu (7/01).
"Keempat anak laki-laki, yang berusia antara 10 hingga 14 tahun mengendarai sepeda modifikasi mereka dengan cara yang berbahaya. Petugas mengangkat mereka dan membawa mereka ke kantor sebelum memberi tahu orang tua mereka," sebut polisi.
Polisi mengatakan salah satu anak tersebut adalah anak putus sekolah sedangkan tiga lainnya masih bersekolah. Dia juga mengatakan anak-anak tersebut akan dibebaskan setelah orang tua mereka datang ke kantor polisi. Anak-anak tersebut tercatat melanggar Peraturan 42 (1) (a) tentang Aturan Lalu Lintas Jalan tahun 1959.
Selain beraksi di jalanan, Mat Lajak juga mendokumentasikan aksi-aksi mereka. Baru-baru ini, video Mat Lajak berdurasi 2 menit lebih memperlihatkan anggotanya melakukan aksi berbahaya layaknya "Superman" di jalan berbukit di Teluk Bahang, Penang. Anak-anak tersebut bertengkurap layaknya Superman tengah meluncur di udara. Video tersebut kemudian langsung viral di media sosial.
Di Kajang, polisi Malaysia Ahmad Dzaffir Mohd Yussof mengatakan, polisi menyita 11 sepeda yang telah dimodifikasi secara berlebihan selama patroli hari Minggu.
"Bertindak atas keluhan, kami melakukan operasi untuk menangkap anggota kelompok tersebut. Kami tidak ingin mereka mengganggu kedamaian lingkungan," katanya.
Ketika dihubungi mengenai masalah tersebut, anggota Dewan Keamanan Jalan Nasional Tan Sri Lee Lam Thye mengatakan dia juga telah menerima banyak keluhan dari seluruh penjuru Malaysia.
Menurut Lee, orang tua haruslah berperan aktif dalam menjaga anak-anak mereka dari perilaku berbahaya geng sepeda.
"Sudah cukup, sudah saatnya keluarga, terutama orang tua tidak membiarkan anak-anak naik sepeda dengan cara berbahaya ini ke jalan umum pada malam hari," tegasnya.
"Tidak adil hanya mengandalkan pihak berwenang untuk menghentikan aktivitas semacam itu," tambahnya.
Sebelumnya, ada kasus delapan remaja meninggal dan delapan lainnya cedera saat sebuah mobil menabrak mereka yang tengah mengendarai sepeda di jalan umum Johor Baru tahun lalu. Hal itu membuat Lee menegaskan orang tua harus berperan untuk menghindari kematian yang sia-sia tersebut.

NewsViralInternasionalSepedaMalaysia

presentation
500

Baca Lainnya