kumparan
20 Feb 2019 18:57 WIB

Gerindra Tanggapi Ketua DPRD DKI soal Cawagub: Tinggal Administratif

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi sambangi KPK laporkan LHKPN. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, melontarkan kritikannya kepada PKS dan Gerindra karena tak kunjung memutuskan nama cawagub DKI Jakarta yang diajukan. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPD Gerindra DKI, Syarif, tak mempermasalahkan kritik itu
ADVERTISEMENT
Menurutnya, pihaknya tengah merampungkan proses administrasi penentuan nama cawagub yang akan diajukan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ia menargetkan nama cawagub DKI Jakarta akan diajukan ke Anies pada Senin (25/2).
“Ya enggak apa-apa. Tinggal administratif saja, tinggal nunggu konsultasi kepada DPP masing-masing. Mudah-mudahan Kamis atau Jumat sudah turun, kita bersurat (ke Anies) hari Senin,” kata Syarif saat dihubungi, Rabu, (20/2).
Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Syarif. Foto: Moh Fajri/kumparan
Syarif pun menganggap kritikan Prsetyo secara positif. Menurutnya, ada langkah positif untuk segera melanjutkan proses penentuan wagub di paripurna DPR.
“Bagus kalau Pak Pras bilang gitu. Apresiasi berarti segera bisa diparipurnakan dong. Iya bagus dong segera diparipurnakan,” ujar Syarif.
Syarif mengaku memang saat ini masih menunggu masukan dari pimpinan PKS dan Gerindra. Ia juga memastikan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto akan meluangkan waktu menyelesaikan permasalahan ini.
ADVERTISEMENT
“Sudah minta jadwal (Prabowo) sejak hari Senin. Insyaallah aman,” ungkap Syarif.
Sementara itu, Ketua Bidang Humas DPW PKS DKI, Zakaria Maulana Alif, mengaku pihaknya memilih fokus menjalani proses yang ada. Setelah itu, ia memastikan akan memberikan keterangan apabila sudah ada perkembangan baru.
“Saya minta maaf untuk sementara tahan dulu sampai ada keputusan, tahan dulu. Nantilah kita jawab. Sementara ini maaf banget belum bisa kasih komentar itu,” tutur Zakaria.
Suasana Pemotongan tumpeng oleh Anies dan Sandi Foto: Puti Cinintya Arie Safitri/kumparan
Prasetyo melontarkan kritik karena belum juga menerima surat dari PKS dan Gerindra mengenai nama cawagub DKI pengganti Sandiaga Uno. Padahal kedua partai pengusung Anies - Sandi di Pilkada DKI 2017 sudah menyelesaikan proses fit and proper test atau uji kelayakan cawagub DKI kepada Agung Yulianto, Ahmad Syaikhu, dan Abdurrahman Suhaimi.
ADVERTISEMENT
“Saya juga bingung kadang-kadang, partai pengusung cuma dua partai pengusung saja kok milih satu orang saja enggak bisa. Kasihan masyarakat Jakarta,” kata politikus PDIP itu di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu, (20/2).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan