Pencarian populer

GP Ansor soal Pembakaran Bendera: Silakan Laporkan, Ini Negara Hukum

Banser dan Ansor. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Insiden pembakaran bendera oleh Banser saat perayaan Hari Santri Nasional di Garut kini memasuki babak baru. Beberapa pihak atau kelompok yang tidak setuju dengan aksi pembakaran itu mulai melaporkan Banser atau Ansor ke aparat yang berwajib.

Kendati demikian, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengaku telah siap berhadapan dengan hukum dan ia juga mempersilakan pihak-pihak yang terganggu dengan aksi Banser mengadukan ke kepolisian.

"Ini negara hukum. Jika ada yang enggak suka atau terganggu dengan kami, silakan dilaporkan," ujar Gus Yaqut kepada kumparan, Selasa (23/10).

Pada akhirnya, Gus Yaqut berkeyakinan sejarah akan mencatat pihak mana yang benar dan salah. Ia menegaskan bahwa apa yang dilakukan Ansor/Banser semata-mata demi menjaga keutuhan NKRI serta membentengi Indonesia dari paham-paham yang bertentangan dengan ideologi negara

"Enggak apa-apa, sejarah akan mencatat nanti, siapa dalam posisi kebenaran. Kita tahu kok siapa yang bermain. Kita senyumin saja. Seperti kata Ahmad Dhani hadapi dengan senyuman," pungkasnya.

Sekadar diketahui, polisi telah menangkap tiga pembakar bendera bertulisan kalimat tauhid. Ketiga orang itu ditangkap di Garut, Jawa Barat. Kabid Humas Polda Jawa Barat AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, ketiga orang itu masih diperiksa polisi dan menyandang status sebagai saksi.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.22