Pencarian populer

Hati-hati Banyak Lowongan Kerja Palsu Mengatasnamakan Perusahaan Besar

Ilustrasi Wawancara Kerja (Foto: Thinkstock)

Di antara semua unggahan soal kinerja dan kegiatan pejabatnya, akun Twitter PT Penataran Angkatan Laut (PAL) Indonesia secara rutin mengunggah satu pengingat buat para pengikutnya: waspada lowongan kerja palsu!

Pada Minggu (10/12), dua kali dalam sehari akun Twitter PT PAL mengunggah gambar contoh lowongan kerja palsu dan meminta masyarakat untuk berhati-hati dalam menyikapi modus penipuan yang mengatasnamakan PT PAL.

Masalahnya, ujung dari lowongan palsu tersebut adalah penipuan agar korban mengirim sejumlah uang ke penyedia lowongan. Ini biasa dilakukan dengan berbagai metode: dari yang lugu meminta korban mengirim uang ke rekening, sampai yang cerdik dengan meminta kita membayar biaya “travel” yang sudah disiapkan di bandara tempat tes berlangsung.

Maka dari itu, langkah seperti yang PT PAL lakukan memang menjadi keharusan untuk dilakukan banyak perusahaan “asli” di Indonesia. Berbagai pengumuman, dari yang antisipasi hingga mengklarifikasi sebaran lowongan kerja palsu, rutin dibuat perusahaan-perusahaan agar namanya tak tercoreng dan tak dipaksa bertanggung jawab.

Apa saja perusahaan-perusahaan yang namanya kerap dicatut membuka lowongan kerja abal tersebut? Simak daftar yang telah dikumpulkan oleh kumparan!

Para Direktur Pertamina (Foto: Facebook/PT Pertamina)

PT Pertamina

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) satu ini menjadi langganan lowongan kerja palsu. Dari SMS, email spam, sampai sebaran di blog dan media sosial, kerap memberitakan Pertamina tengah mencari pegawai baru.

Sampai-sampai, di salah satu kolom di situs resmi Pertamina, disediakan khusus laman berjudul “Waspada Penipuan”. Isinya, tentu saja, dari pengumuman bahwa perusahaan tersebut tidak memberikan penawaran kerja sama, tidak membuka lowongan kerja, dan tidak memberikan hadiah --kecuali yang tercantum dari situs resmi mereka.

b) Rekrutmen Pegawai Penawaran Pekerjaan yang berasal dari organisasi atau kelompok yang tidak benar yang berpura-pura mengatasnamakan bagian dari PT PERTAMINA (PERSERO) atau orang yang mengaku bekerja atau memiliki hubungan dengan PT PERTAMINA (PERSERO). Penawaran yang disampaikan menyatakan bahwa orang tersebut memenuhi kualifikasi sebagai pekerja (baik lokal maupun ekspatriat) di PT PERTAMINA (PERSERO) dan meminta untuk mentransfer sejumlah uang sebagai ijin kerja, polis asuransi, dll. Mohon untuk diketahui bahwa PT PERTAMINA (PERSERO) (baik secara organisasi yang melakukan rekrutmen atas nama PERTAMINA) tidak pernah meminta uang atau pembayaran dari pelamar dalam setiap tahapan rekrutmen. Setiap orang yang berhasil mendapatkan penawaran dari PT PERTAMINA (PERSERO), baik secara langsung atau pun tidak langsung, akan diminta untuk mengikuti proses rekrutmen formal. Seluruh komunikasi harus berasal dari e-mail resmi PT PERTAMINA (PERSERO) dan bukandari e-mail dari internet seperti hotmail, yahoo, dll.

Sementara itu, laman resmi yang digunakan PT Pertamina untuk menginformasikan lowongan yang buka adalah di recruitment.pertamina.com

Gedung PLN (Foto: wikimapia.org)

PLN

Sama dengan Pertamina, Perusahaan Listrik Negara juga menjadi langganan pencatutan lowongan kerja palsu di Indonesia.

Sampai-sampai, pada Februari 2017 lalu, PLN lewat situs rekrutmen resminya mengeluarkan pengumuman agar para pelamar berhati-hari pada maraknya penipuan rekrutmen PLN.

Terkait pembukaan lowongan pekerjaan, PLN menghimbau agar pelamar berhati-hati terhadap penipuan informasi rekrutmen. PLN tidak melakukan korespondensi terkait rekrutmen dan tidak memungut biaya apapun selama pelamar mengikuti seleksi yang diselenggarakan PLN. Selain itu, tidak ada sistem refund atau penggantian biaya transportasi dan akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan seleksi.

“Saat ini tengah marak sekali penipuan seputar rekrutmen PLN, terlebih lagi karena PLN memang sedang menjaring ribuan tenaga muda yang unggul untuk dapat bersama-sama membangun kelistrikan di Indonesia. Hal ini dijadikan kesempatan bagi para oknum,” kata Kepala Satuan Komunikasi Korporat I Made Suprateka.

PLN sendiri hanya menyebar secara resmi informasi rekrutmen mereka dari situs rekrutmen.pln.co.id.

Inspeksi mendadak oleh Dirut PT. KAI (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

PT KAI

Hoaks lowongan kerja juga kerap menimpa nama PT KAI (Persero). Sama dengan aksi penipuan lain, lowongan kerja palsu yang mengatasnamakan PT KAI juga mencoba memungut uang dari para calon korbannya.

Hoax surat panggilan kerja calon pagawai PT KAI (Foto: Dok PT KAI)

Juli 2017 lalu, Humas PT KAI Daop 2 Bandung Joni Martinus menekankan bahwa PT KAI sama sekali tidak pernah memungut biaya dalam rekruitmennya.

Joni juga menegaskan, apabila ada yang melakukan panggilan tes wawancara secara tertulis atau surat, hal tersbeut dipastikan penipuan. PT KAI juga tidak pernah bekerjasama dengan pihak travel dalam melakukan rekrutmen.

"PT KAI tidak bekerjasama dengan travel tertentu dalam hal rekruitmen," lanjut Joni dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/7).

Ilustrasi Bank Indonesia (Foto: Reuters / Fatima El-Kareem)

Bank Indonesia

Pengatasnamaan Bank Indonesia dalam rekrutmen palsu juga tak kalah sering terjadi. Akhir November 2017 kemarin, Bank Indonesia mengklarifikasi berita lowongan kerja palsu yang bahkan dimuat dalam surat kabar daerah, Harian Radar Bengkulu.

Sobat Rupiah, sehubungan dengan iklan lowongan kerja di Harian Radar Bengkulu, kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidaklah benar.

Bank Indonesia (BI) saat ini belum membuka lowongan pekerjaan.

Selalu tetap waspada ya Sobat Rupiah terhadap informasi tidak benar yang mengatasnamakan BI.

Selama ini, Bank Indonesia secara resmi mengeluarkan informasi terkait rekrutmen melalui www.bi.go.id/en/tentang-bi/bi-dan-publik/karir

Chevron (Foto: JUSTIN SULLIVAN/AFP)

Chevron Pacific Indonesia

Perusahaan minyak internasional ini juga menjadi salah satu incaran para pemalsu informasi lowongan kerja. Biasanya, lowongan palsu tersebut disebarkan via SMS yang memerintahkan kita mengunjungi sebuah situs di internet.

Contoh lowongan abal Chevron (Foto: Tio/kumparan)

Padahal, situs Chevron sendiri mengatakan bahwa pengumuman resmi dari perusahaannya selalu dilakukan lewat laman resminya di chevronindonesia.com, dan komunikasi pun selalu melalui email yang berdomain “@chevron.com”.

It has come to our attention that fictitious job offers are being made by individuals, organizations and published in various Internet sites, which claim that they are representing Chevron. Please be aware that these are fraudulent and not originating from Chevron. We are sincerely sorry for any inconveniences caused. Please find below useful information: Chevron never requests for any payments from applicants, or appoints any travel agents, representatives or individuals to act on behalf of the Company to order or receive payments of land, sea, or air transportation during the recruitment process. Official announcement on job vacancy of Chevron Indonesia is only available through this website. Any email communications will be originated from official Chevron email account, with domain “@chevron.com”. If you find any fraudulent recruitment activities, published on behalf of Chevron, please report and provide the supporting evidence to selectionadmin@chevron.com.

Hari ini (12/12), saat kumparan coba mengunjungi karir-cpi.com, laman tersebut langsung terhubung pada cekrekening.id, situs Menkominfo yang bertujuan memerika dan melaporkan rekening yang digunakan untuk penipuan.

Artinya, penipuan lowongan kerja palsu Chevron itu telah diketahui dan ditindak oleh pihak berwenang.

Jadi, tetap berhati-hati dalam mencari pekerjaan, ya!

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.22