kumparan
12 Jul 2019 15:36 WIB

Hendropriyono: Boleh Saja Ada yang Usulkan Diaz Jadi Menteri

Ketua PKPI Hendropriyono Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Presiden Joko Widodo mengaku, blue print untuk kabinet periode 2019-2024 sudah siap. Sehingga, komposisi kabinet Jokowi-Ma'ruf hanya tinggal diumumkan ke publik.
ADVERTISEMENT
Sejumlah usulan pun diutarakan agar kabinet ke depan diisi oleh anak-anak muda, yang memenuhi syarat dari segi potensi, kompetensi dan integritas. Menanggapi hal itu, mantan Ketua Umum PKPI, AM Hendropriyono sepakat dengan usulan itu.
"Kalau saya akan sangat bersyukur (kalau ada anak muda di kabinet), karena saya sendiri mengalami waktu saya muda saya baca buku itu yang tebalnya 300 halaman 2 hari selesai. Sekarang bisa sebulan, karena apa? Sudah tua," kata Hendropriyono usai bertemu Ketua DPR Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (12/7).
Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono pada Konferensi pers Road to Final Indonesian eSports Games 2018/2019 di Restoran Libris, Jakarta, Selasa (22/1/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
"Jadi yang muda-muda harus tampil sekarang. Wah saya seneng itu. Pak Jokowi kan orang muda, dia pilih yang muda-muda," imbuh Hendro.
ADVERTISEMENT
Namun, ketika Hendro ditanya apakah mendorong agar anaknya, Ketum PKPI saat ini Diaz Hendropriyono menjadi salah satu anak muda yang duduk di kabinet, ia enggan menjawab dengan pasti.
"Itu kan anak saya. Masa dorong-dorong anak saya (jadi menteri)," ucapnya.
Namun, Hendro tak mempermasalahkan jika ada pihak yang mendorong Diaz menjadi calon menteri. Yang penting, usulan itu tidak berasal dari dia.
"Mengusulkan boleh saja, tapi jangan saya yang mengusulkannya. Ya kamu saja (yang usulkan)," ucap Hendro sambil tertawa.
Wacana menteri muda pertama kali disampaikan Jokowi. Menurut dia, anak muda diperlukan untuk mengisi kabinet. Selain anak muda, Jokowi menyebut menginginkan menteri yang energik dan merupakan seorang eksekutor.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan