kumparan
13 Feb 2019 12:51 WIB

Hinca Sudah Jenguk Ani Yudhoyono: SBY dan Keluarga Cukup Tegar

Ani Yudhoyono hadiri debat cagub DKI Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhyono (SBY) menyampaikan bawah istrinya, Ibu Ani, mengidap penyakit kanker darah. Saat ini, Ibu Ani sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit NUH, Singapura.
ADVERTISEMENT
Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengaku kaget mendengar kabar sakit yang diderita Ibu Ani tersebut. Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan Ani. Hinca juga mengatakan, kondisi psikologis SBY beserta anak-anaknya saat ini stabil.
“Ya mula-mula kami kaget semua. Tapi setelah kemarin kita ketemu, saya lihat si Ibas sudah cukup tegar, Mas AHY juga cukup tegar, Pak SBY juga sudah cukup tegar dan keluarga begitu, apalagi Bu Ani. Kalau enggak percaya, WA saja beliau pasti dijawab dan dibalas,” kata Hinca saat di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2).
Hinca mengatakan, Ani memiliki semangat yang luar biasa menghadapi penyakit yang dialaminya. Ani selalu tersenyum dan bahkan sempat berdiskusi dengan Hinca di hari pertama dirawat di Singapura.
Ani Yudhoyono ditemani keluarga saat dirawat di Singapura. Foto: Facebook/@Ani Yudhoyono
“Jadi semua berjalan dengan lancar mohon doa restunya. Kami terus fokus antara tadi Pak SBY dan keluarga. Saya sampaikan ke beliau dan beliau setuju fokus tentang keluarga, dan kegiatan partai kami masih banyak wakil ketua umum, ada macam-macam, ada saya sekjen dan saya punya wakil sekjen juga ada,” papar Hinca.
ADVERTISEMENT
Saat ini beberapa kader Demokrat juga ikut mendampingi Ibu Ani bersama keluarga. Di antaranya Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief dan Renanda Bachtar. Hinca juga menuturkan, kondisi Ibu Ani saat ini stabil dan telah menjalani serangkaian pengobatan.
“Stabil, bisa saya sampaikan sedikit bahwa mulai hari ini tindakan pengobatan sudah dimulai dan dari situ terus tahapan-tahapannya untuk beliau. Beliau stabil,” tutupnya
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan