Pencarian populer

Imbauan Petugas: Mau Naik MRT Gratis Tetap Harus Daftar Online

Kereta MRT Jakarta. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase 1 Lebak Bulus-Bundaran HI telah resmi beroperasi pada Minggu (24/3). Hingga akhir Maret, warga Jakarta dan sekitarnya masih dapat menikmati layanan transportasi ini secara gratis.

Namun penumpang diharuskan mendaftar secara online lewat bukalapak atau klik www.ayocobamrtj.com. Padahal harusnya penumpang bisa langsung naik MRT tanpa mendaftar karena transportasi canggih tersebut sudah beroperasi secara nonkomersial.

“Hingga akhir Maret tiket berbayar belum berlaku, penumpang masih harus mendaftar lewat online,” kata petugas keamanan MRT, Atin, di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (25/3).

Suasana di dalam kereta MRT, Senin (25/3). Foto: Darin Atiandina/kumparan

Usai mendaftar, penumpang akan mendapatkan barcode sebagai bukti konfirmasi pendaftaran dan menunjukkannya kepada petugas. Pemesanan ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Sementara itu, pantauan kumparan, sejak pukul 07.00 WIB dari Stasiun Bundaran HI menuju Lebak Bulus cenderung sepi. Begitu pula sebaliknya, MRT dari Stasiun Lebak Bulus ke Stasiun Bundaran HI juga tampak sepi penumpang.

Suasana Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Senin (25/3). Foto: Darin Atiandina/kumparan

Sepinya penumpang karena sebagian calon penumpang tertahan di depan stasiun dan tidak dapat masuk. Mereka belum mendaftar secara online karena menganggap dapat menggunakan MRT dengan menunjukkan e-KTP.

“Saya kira sudah mulai beroperasi dan gratis jadi siapapun sudah boleh masuk,” ujar Dini, salah seorang warga di Stasiun Bundaran HI.

Suasana Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Senin (25/3). Foto: Darin Atiandina/kumparan

MRT mulai resmi beroperasi sejak Presiden Jokowi meresmikan pada Minggu (24/3) kemarin. Jokowi mengatakan, peresmian ini sekaligus menjadi tanda dimulainya peradaban baru bagi Jakarta dan Indonesia.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan layanan MRT mulai dikenai biaya pada 1 April mendatang. Hingga kini, Pemprov DKI dan DPRD DKI masih menentukan besaran tarif MRT. Tarif yang diusulkan adalah Rp 10 ribu setelah tarif tersebut disubsidi Pemprov DKI.

"Komersialnya baru 1 April, jadi sejak 24 sampai 31 Maret itu operasional non-komersial, tetap berjalan seperti sekarang," jelas Anies di Stasiun MRT Istora Mandiri, Kamis (21/3) malam.

Jaringan MRT Jakarta. Foto: Dok. MRT Jakarta
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Senin,20/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya18:59
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.20