kumparan
7 Des 2018 9:52 WIB

India Imbau Pilot Latihan Simulasi Skenario Kecelakaan Lion Air JT-610

Ilustrasi Jet Airways (Foto: wikipedia commons)
Badan penerbangan India mengimbau para pilot pesawat Boeing 737 MAX di negara itu menjalani latihan simulasi skenario kecelakaan Lion Air JT-610. Jika pilot tahu cara mengatasinya, diharapkan kecelakaan serupa tidak terjadi di masa mendatang.
ADVERTISEMENT
Diberitakan Reuters, imbauan ini disampaikan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) pada Kamis (6/12). Menurut DGCA, latihan perlu dilakukan walau dua maskapai pengguna pesawat tersebut, yaitu Jet Airways Ltd dan SpiceJet Ltd, tidak pernah mengalami masalah yang sama seperti Lion Air.
"Walau operator di India belum mengalami masalah besar itu, keputusan ini (imbauan latihan pilot) diambil sebagai langkah pencegahan keamanan hingga Boeing mengeluarkan informasi atau klarifikasi yang lebih detail," ujar pernyataan DGCA.
Pesawat Boeing 737 Max Lion Air JT-610 dengan nomor ekor PK-LQP jatuh dalam penerbangan dari Jakarta ke Pangkal Pinang pada 29 Oktober lalu, menewaskan 189 penumpang dan kru. Dalam pemeriksaan kotak hitam, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyebut adanya masalah dalam sistem kendali kokpit Boeing tersebut.
Boeing 737 Max 8 (Foto: Wikimedia Commons)
Diduga ada kerusakan pada Manoeuvring Characteristics Augmentation System (MCAS) yaitu sensor yang akan menurunkan hidung pesawat jika terlalu mendongak.
ADVERTISEMENT
Dalam kasus Lion Air JT 610, pilot berjuang keras mengembalikan posisi hidung pesawat yang berkali-kali otomatis turun hingga akhirnya jatuh di lepas pantai Karawang.
KNKT juga menyebut pesawat itu masalah ini sebelumnya juga ditemui pesawat itu dalam penerbangan sebelumnya dari Bali ke Jakarta. Namun pilot berhasil mengatasinya dengan mematikan MCAS, dan menurut Boeing ini cara yang tepat.
Boeing juga menuai kritikan karena tidak menyebutkan masalah tersebut dalam pedoman penerbangan 737 MAX atau memberi pelatihan pilot untuk mengatasinya.
India tidak ingin tragedi Lion Air terjadi pada maskapai mereka. DGCA memerintahkan maskapai untuk segera melapor jika ditemui kerusakan pada MCAS 737 MAX. Maskapai juga harus memerintahkan pilot langsung mendarat darurat di bandara terdekat jika ditemui masalah tersebut.
ADVERTISEMENT
Setelah masalah diperbaiki, lanjut DGCA, pesawat harus melakukan uji terbang tanpa penumpang untuk memastikan kerusakan telah diperbaiki. Hal ini yang tidak dilakukan oleh Lion Air.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan