• 0

Indonesia Akan Bantu Pengungsi Rohingya agar Tak Disusupi Teroris

Indonesia Akan Bantu Pengungsi Rohingya agar Tak Disusupi Teroris


Wiranto di Konpers HTI

Wiranto di Konpers HTI (Foto: Iqra Ardini/kumparan)
Krisis kemanusiaan di Rakhine State, Myanmar hingga saat ini belum terselesaikan. Menko Polhukam Wiranto mengaku sempat bertolak ke Myanmar beberapa waktu lalu untuk membantu penyelesaian masalah.
Menurut Wiranto, saat berada di Myanmar, ia ikut mencari solusi bagaimana mengembalikan para pengungsi Rohingya di Bangladesh ke Rakhine State. Hal itu ia katakan usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna (Sidkabpar) di Istana Bogor, Kompleks Istana Kepresidenan, Jawa Barat, Rabu (6/12).
"Tadi melapor ke Bapak Presiden mengenai kunjungan saya ke Myanmar untuk menemui para pejabat di Myanmar dalam rangka meneruskan, rapat diplomasi dari Menteri Luar Negeri Republik Indonesia untuk bagaimana membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan di Myanmar," kata Wiranto.
"Terutama bagaimana mengembalikan para pengungsi dari Bangladesh ke Rakhine State, wilayah Myanmar. Dan memang masalah kemanusiaan, kemudian masalah-masalah yang berhubungan dengan hak asasi manusia, sudah dibincangkan oleh Ibu Menteri Luar Negeri kita dengan para pejabat Myanmar dan sudah koordinasi," lanjut dia.

Anak-anak Rohingya Bermain di Bangladesh

Anak-anak Rohingya Bermain di Bangladesh. (Foto: AFP/Ed Jones)
Indonesia, ditegaskan Wiranto, sangat bersungguh-sungguh dalam membantu Myanmar dalam menyelesaikan masalahnya. Dalam kunjungannya, Wiranto mengaku sempat bertemu dengan Menteri Pertahanan serta Menteri Dalam Negeri Myanmar untuk mencari solusi.
"Kepercayaan Myanmar terhadap Indonesia, kepercayaan Dewan Keamanan PBB untuk lebih aktif menyelesaikan masalah-masalah di Myanmar itu terus berlangsung," ucap Wiranto.
Wiranto menyebut, saat ini Indonesia sedang membantu proses repatriasi pengungsi Rohingya ke Myanmar. Repatriasi sendiri adalah kembalinya suatu warga negara dari negara asing yang pernah menjadi tempat tinggal menuju tanah asal kewarganegaraannya.
"Jadi Indonesia sekarang akan masuk untuk membantu agar proses repatriasi tidak disusupi oleh terorisme, radikalisme, dan itu sudah kita bincangkan. Sehingga nanti ada pertemuan lanjutan dengan pihak Myanmar untuk bilateral meeting," imbuhnya.
Dalam pertemuan itu, Wiranto sempat membahas soal bagaimana Indonesia membantu Myanmar dalam melawan terorisme. Tidak hanya itu, Indonesia juga akan membantu Myanmar menetralisir bahaya terorisme.
"Membincangkan bagaimana kita melawan terorisme atau menetralisir bahaya terorisme, radikalisme yang ada di Myanmar dalam rangka repatriasi," tutur Wiranto.

NewsPolitik Luar NegeriMyanmarWiranto

500

Baca Lainnya