Pencarian populer

Jalan Thamrin Masih Ditutup, TransJakarta Belum Bisa Melintas

Kendaraan Polisi di kawasan, Thamrin pada Senin (27/5). Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan

Jalan MH Thamrin yang berada di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, masih ditutup hingga hari ini, Senin (27/5). Penutupan ini sudah memasuki hari ketujuh setelah ditutup sejak Selasa (21/5) lalu.

Pantauan kumparan di lokasi, aktivitas di sekitar Gedung Bawaslu sudah berjalan normal, kecuali Jalan Thamrin yang masih ditutup dari dua arah. Kawat besi dan pagar beton masih terpasang agar pengendara tidak melintasi ruas jalan tersebut.

Suasana di depan Kantor Bawaslu, Thamrin pada Senin (27/5). Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan

Jalan Wahid Hasyim yang berada di samping Bawaslu dibuka dan bisa dilewati pengendara, baik yang menuju Sarinah atau Tanah Abang.

Namun, penutupan Jalan Thamrin masih berdampak pada akses transportasi umum, seperti TransJakarta dan lainnya. Masyarakat yang bekerja atau yang hendak ke pusat perbelanjaan di sekitar Thamrin harus berjalan kaki.

Suasana di simpang Sarinah pada Senin (27/5). Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan

Misalnya, bagi mereka yang datang dari arah selatan, mereka harus berjalan kaki sejak dari Halte TransJ Tosari. Sedangkan bagi yang datang dari arah utara, mereka jalan kaki dari Halte Bank Indonesia. Begitu juga warga yang menggunakan Moda Raya Terpadu (MRT).

Salah seorang pejalan kaki, Fandi (27), mengaku kesulitan dengan adanya penutupan Jalan Thamrin. Ia mesti berjalan kaki dari Halte Tosari untuk menemui rekannya di sekitar Jalan Wahid Hasyim.

Petugas kebersihan membersihkan jalan di kawasan Thamrin pada Senin (27/5). Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan

“Ya, penutupan jalan ini sangat mengganggu,” tutur Fandi singkat dan tergesa-gesa, Senin (27/5).

Sementara itu, pasukan Brimob masih berjaga di sekitar Gedung Bawaslu. Mobil-mobil Brimob juga masih terparkir di sejumlah titik. Selain itu, beberapa karangan bunga berisi dukungan terhadap polisi dan TNI terpampang di dekat pagar kawat berduri.

Polisi di kawasan, Thamrin pada Senin (27/5). Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan

Penutupan jalan ini dilakukan untuk Aksi 21-22 Mei lalu, yang berujung kerusuhan. Polisi sebelumnya mengungkapkan belum bisa memastikan sampai Jalan Thamrin ditutup karena masih memantau situasi.

"Nah, untuk penutupan jalan ini kita menunggu konfirmasi dari berbagai pihak. Kenapa? Aksi massa yang dilakukan ketika malam itu tidak sesuai proses pemberitahuan sebagaimana lazimnya," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol M Nasir Jumat (24/5).

Maka dari itu, pihak kepolisian hingga saat ini masih memberlakukan rekayasa lalu lintas, dan meminta pengendara melewati jalur alternatif lainnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.34