kumparan
1 Jun 2018 9:50 WIB

Jelang Pertemuan di Singapura, Kim Jong-un Kirim Surat ke Trump

Kim Jong-Un, Singapura, dan Donald Trump. (Foto: KCNA/via Reuters, Wikimedia Commons, Reuters/Carlos Barria)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan menerima surat dari Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Pesan itu diberikan jelang pertemuan keduanya pada 12 Juni mendatang di Singapura.
ADVERTISEMENT
Surat tersebut diantarkan oleh tangan kanan Kim, Kim Yong-chol, rencananya Yong-chol akan memberikan pesan itu kepada Trump di Washington. Belum diketahui pasti apa isi surat Kim kepada Trump.
Trump Menandatangani Memorendum (Foto: REUTERS/Jonathan Ernst)
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo menyambut baik kedatangan Yong-chol ke negaranya. Dia pun menegaskan, rencana pertemuan kedua pemimpin di Negeri Singa berada dalam kondisi baik dan masih sesuai dengan rencana awal.
Walau yakin, Pompeo menyebut pertemuan Kim dan Trump nanti di Singapura tidak serta merta akan memperbaiki seluruh persoalan yang ada.
"Ini sulit, tantangan sulit yang tak boleh ada kesalahan, masih banyak kesepakatan yang harus kami kerjakan," ucap Pompeo seperti dikutip dari AFP, Jumat (1/6).
Meski demikan, mantan Direktur CIA itu setelah sempat bertemu dengan Kim Jong-un, Kim Yong-chol, dirinya percaya Korut mempertimbangkan permintaan AS untuk melucti seluruh senjata nuklir kepunyaannya.
ADVERTISEMENT
"Mereka (Korut) akan mengubah strateginya yang tak pernah dilakukan sebelumnya, dan hal itu (denukliralisasi) akan menjadi keputusan mereka," tutur dia.
"Kondisi yang diciptakan oleh Presiden Trump dan Pemimpin Kim membawa kami semua berpikir bahwa sudah ada kemajuan yang nyata jelang pertemuan keduanya," pungkas dia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan