Pencarian populer

Jenazah Korban Pembunuhan 1 Keluarga di Banten Dimakamkan Dekat Rumah

Dua jenazah korban pemakaman di Serang dimakamkan di dekat rumah, Selasa (13/8) malam Foto: Istimewa
Dua jenazah korban pembunuhan satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, dimakamkan setelah menjalani autopsi di RS Cilegon, Banten, Selasa (13/8) malam. Rustiadi (33) dan anaknya, Alwi (4), dimakamkan tak jauh dari rumah mereka --lokasi keduanya dibunuh, sekitar pukul 23.00 WIB.
ADVERTISEMENT
Sebelum dimakamkan, jenazah Rustiadi dan Alwi disalatkan di Musala An-Nur. Kasat Reskrim Polres Serang Kota, AKP Ivan Adhitira, mengatakan, kedua jenazah langsung dimakamkan sesuai keinginan keluarga.
Dua jenazah korban pemakaman di Serang dimakamkan di dekat rumah, Selasa (13/8) malam Foto: Istimewa
"Tadi ketika selesai autopsi, saya berkomunikasi dengan kepala desa setempat bahwa keinginan keluarga untuk segera dimakamkan, sehingga kita berkoordinasi dengan dokter forensik. Setelah autopsi lalu segera dimandikan dan dikirimkan kembali ke kampung korban," ujar Ivan.
"Dimakamkannya tidak jauh dari TKP (tempat kejadian peristiwa) memang, karena korban merupakan warga di sini," sambung Ivan.
Dua jenazah korban pemakaman di Serang dimakamkan di dekat rumah, Selasa (13/8) malam Foto: Istimewa
Insiden ini berawal saat istri Rustiadi, Siti Saadiah, menerima kedatangan dua tamu yang mengenakan topeng. Saat pintu dibuka oleh Siti, keduanya langsung menyerang dan melukai bibir Siti.
Sebelum tewas, Rustiadi sempat melawan. Namun, salah satu pelaku lalu langsung menusukkan pisau ke punggung Siti sebanyak tiga kali. Mendengar keributan itu, Alwi terbangun langsung menangis.
ADVERTISEMENT
Nahas, Rustiadi dan Alwi tak tertolong. Sedangkan istrinya selamat dan tengah dirawat di rumah sakit.
Dua jenazah korban pemakaman di Serang dimakamkan di dekat rumah, Selasa (13/8) malam Foto: Istimewa
"Kritisnya sudah selesai, sudah melewati masa kritis, cuma masih trauma, jadi belum bisa kita mintai keterangan," tutur Ivan.
Polisi menduga dendam menjadi alasan di balik pembunuhan ini. Sabihis, salah satu keluarga korban, berharap polisi segera menangkap pembunuh keluarganya.
"Harapan keluarga semoga pelakunya cepet ketemu, kalau sudah ketemu terserah yang berwajib mau di kayak gimanakan," kata Sahibis.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86