kumparan
6 Mar 2019 20:41 WIB

Jokowi Hanya Dikawal Danpaspampres saat Naik KRL

Jokowi naik KRL ke Bogor Foto: Dok. Istimewa
Presiden Jokowi pulang ke Bogor naik Kereta Rangkaian Listrik (KRL), Rabu (6/3). Jokowi naik kereta dari Stasiun Tanjung Barat dan turun di Stasiun Bogor.
ADVERTISEMENT
Jokowi yang naik KA 1168 berada di gerbong yang ramai penumpang. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berdesakan dengan penumpang KRL lain yang juga hendak pulang kerja.
Biasanya Jokowi selaku Presiden memang dikawal oleh beberapa anggota Paspampres. Namun, saat naik KRL, Jokowi ternyata hanya dikawal oleh Komandan Paspampres (Danpaspampres) Mayjen Maruli Simanjutak. Kepada kumparan, Maruli menjelaskan, tak ada satu pun personel lain yang ada di gerbong tersebut.
"Tadi memang saya saja yang mendampingi di gerbong tersebut," ujar Maruli ketika dihubungi, Rabu (6/3).
Menurut dia, pulang ke Bogor naik KRL sama sekali tidak direncanakan. Tadinya, usai membagikan Program Keluarga Harapan (PKH) di GOR Bulungan, Jokowi dijadwalkan pulang ke Istana Bogor dengan mobil.
Jokowi naik KRL ke Bogor Foto: Dok. Istimewa
"Tapi lalu mendadak saja (naik KRL). Ya sudah cari stasiun terdekat untuk pulang ke Bogor. Terus turun (dari mobil), enggak usah diikutin (personel Paspampres lain), terus ya sudah naik," kata Maruli lagi.
ADVERTISEMENT
Ia pun menceritakan pengalamannya mengawal Jokowi seorang diri di gerbong kereta yang penuh dengan penumpang. Menurut dia, saat itu tak ada kekhawatiran sama sekali soal keamanan Jokowi meski ia berhambur dengan para penumpang lain.
"Masyarakat seperti ingin menjaga Pak Jokowi. Seperti yang waktu ke Tambak Lorok (Semarang), kan warga menjadi Paspampres dadakan, mereka ingin melindungi presidennya. Secara naluri orang akan melindungi, jadi itu yang membuat tidak ada kekhawatiran," katanya.
Jokowi naik KRL ke Bogor Foto: Dok. Istimewa
Maruli mengatakan tugas pengamanan yang ia lakukan di dalam kereta tidaklah berat. "Paling mengarahkan jalan saja karena kan penuh keretanya," kata dia.
Lebih lanjut, Maruli bercerita suasana di dalam kereta sungguhlah cair. Beberapa orang langsung mendekat dan ingin ngobrol dengan Jokowi. Tak sedikit pula yang kaget dan senang karena tak menyangka bertemu Jokowi. Hal inilah yang membuatnya merasa tidak ada ancaman bagi keamanan Jokowi di dalam kereta.
ADVERTISEMENT
"Jadi berhambur saja sama masyarakat lain. Banyak orang yang senang ketemu Presiden," ujarnya.
Tak hanya itu, beberapa dari penumpang KRL juga menceritakan rutinitas mereka naik kereta kepada Jokowi. Curhatan ini, kata dia, bisa dilakukan langsung tanpa prosedur yang rumit.
"Bapak tadi bisa lihat langsung dan mendengarkan langsung, 'Pak, kami tiap hari begini, tambah gerbongnya dong, Pak. Tidak terlalu prosedural dan bisa bicara langsung, sambil ketawa-ketawa. Cair sekali," tutur dia.
Presiden Jokowi tiba di Stasiun Bogor pukul 18.37 WIB dengan disambut Kepala Stasiun Bogor. Jokowi kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda empat pada pukul 18.46 WIB.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan