kumparan
14 Jun 2019 9:36 WIB

Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi Tak Hadiri Sidang Perdana MK

Tim kuasa hukum TKN, Yusril Ihza Mahendra (kanan) di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Sidang gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang diajukan pihak Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dimulai di Mahkamah Konstitusi. Baik pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi tak hadir dalam persidangan perdana ini.
ADVERTISEMENT
Pantauan di lokasi, dari pihak Tim Kampanye Nasional (TKN) dipimpin oleh kuasa hukum Yusril Ihza Mahendra, lalu ada Direktur Hukum Irfan Ade Pulungan, Wakil Ketua TKN Arsul Sandi dan Raja Juli Antoni, dan lainnya.
"Jadi hari ini kami akan mendengarkan keterangan pembacaan permohonan dari pemohon," ujar Yusril setibanya di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (14/6).
Tim TKN akan menyimak seluruh permohonan yang disampaikan tim Prabowo-Sandi ke MK. Jika nantinya MK mempertimbangkan perbaikan gugatan yang diajukan tim Prabowo-Sandi, maka tim kuasa hukum juga akan ikut memperbaiki jawabannya pada 17 Juni mendatang.
"Jawaban kemarin bergantung sama permohonan awal, kalau hari ini misalnya ternyata permohonan yang diperbaiki itu dipertimbangkan oleh MK, kami masih punya waktu untuk memperbaiki sampai 17 Juni yang akan datang kami sudah antisipasi semuanya," lanjutnya.
Ketua Tim Hukum BPN Bambang Widjojanto sebelum mengikuti sidang di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Foto: Fanny Wardhani/kumparan
Sementara itu, dalam persidangan, Ketua tim hukum BPN Bambang Widjojanto memperkenalkan para pendampingnya di dalam ruang sidang. Ia juga mengungkapkan alasan mengapa Prabowo maupun Sandi tak hadir di persidangan ini.
ADVERTISEMENT
"Kami menyampaikan salam pemohon prinsipal bahwa beliau Pak Prabowo dan Pak Sandi tidak hadir di Mahkamah Konstitusi ini. Bukan tidak menghargai Mahkamah Konstitusi, tapi beliau ingin menjaga marwah Mahkamah Konstitusi. Dan hatinya ada di dalam ruangan ini," ungkap pria yang akrab disapa BW saat memperkenalkan timnya.
Pasangan capres-cawapres Joko Widodo (ketiga kiri) dan Ma'ruf Amin bersalaman dengan pasangan lawan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno usai debat. Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Ketidakhadiran Jokowi dan Ma'ruf sebelumnya telah dikonfirmasi oleh Direktur Hukum dan Advokasi Tim Pemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ade Irfan Pulungan.
"Kami seyogyanya memang ada keinginan menghadirkan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf di Mahkamah Konstitusi, namun karena pertimbangan dan pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan untuk agenda besok jadi Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf mendelegasikan ke Sekjen koalisi pendukung besok untuk hadir di persidangan di Mahkamah Konstitusi besok," kata Irfan di Media Center Cemara, Jakarta, Kamis (13/6).
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan