kumparan
24 Mar 2019 9:41 WIB

Jokowi Resmikan MRT Jakarta: Ini Sebuah Peradaban Baru

Presiden Joko Widodo saat peresmian MRT Jakarta fase I di Stasiun Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/3/2019). Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian Moda Raya Terpadu (MRT) Fase I rute Bundaran HI-Lebak Bulus, Minggu, (24/3). Sebelum peresmian, Jokowi terlebih dulu menjajal MRT dari Stasiun Istora menuju Stasiun Bundaran HI, tempat digelarnya acara.
ADVERTISEMENT
Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, MRT merupakan budaya transportasi baru di Indonesia. Untuk itu, ia meminta masyarakat tak ragu mencoba.
“Hari ini sebuah peradaban baru akan kita mulai dengan dioperasikannya MRT di DKI Jakarta Fase I. Siapa yang sudah nyoba MRT, tunjuk jari, siapa yang sudah nyoba? Yang belum, silakan nyoba, mumpung masih gratis, karena nanti sebulan lagi bayar,” kata Jokowi.
Warga mengikuti uji coba publik pengoperasian MRT (Mass Rapid Transit) fase I koridor Lebak Bulus - Bundaran HI di Jakarta, Sabtu (23/3). Foto: ANTARA FOTO/Fanny Octavianus
"Kalau mau naik MRT, ngantre, jangan berdesak-desakan, antre dan disiplin waktunya. Jangan sampai pintunya mau tutup baru mau masuk, kejepit nanti,” tambahnya.
Selain meresmikan Fase I, Jokowi sekaligus groundbreaking pembangunan MRT Fase II Bundaran HI-Kota Tua Jakarta. Ia meminta dukungan masyarakat agar pembangunan segera rampung. Setelah itu, Jokowi langsung menekan tombol sirine sebagai tanda peresmian MRT Fase I dan pembangunan MRT Fase II.
Artis-artis yang hadir di peresmian MRT. Foto: Ferry Fadhlurrahman/kumparan
“Oleh sebab itu, dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, MRT Fase pertama saya nyatakan dioperasikan dan sekaligus MRT Fase kedua hari ini juga kita mulai lagi,” tutur Jokowi.
ADVERTISEMENT
Sebelum diresmikan, MRT Fase I sudah melalui tahap uji coba untuk masyarakat. Saat ini, masyarakat masih bisa menikmati MRT secara cuma-cuma sampai akhir Maret 2019. Pengoperasian MRT secara komersil baru dilaksanakan pada 1 April 2019.
Presiden Joko Widodo mencoba MRT Jakarta Foto: Biro Pers/Muchlis
Saat ini, Pemprov DKI bersama DPRD DKI masih membahas besaran tarif yang harus dibayar masyarakat untuk menikmati MRT. Tarif yang diusulkan adalah Rp 10 ribu setelah disubsidi. Keputusan besaran tarif tersebut rencananya diumumkan Senin, (25/3).
Total 790 ribu kartu telah disiapkan MRT Jakarta telah disiapkan untuk masyarakat. Rinciannya, 490 ribu kartu Single Trip Ticket dan 300 ribu kartu Multi Trip Ticket.
Sama halnya seperti KRL Commuterline, Single Trip Ticket hanya berlaku untuk sekali jalan, namun bisa digunakan dalam 7 hari setelahnya dengan syarat isi ulang atau top up terlebih dulu. Sedangkan kartu Multi Trip Ticket bisa digunakan lebih dari sekali tanpa ada batas waktu pemakaian.
ADVERTISEMENT
Video
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan