kumparan
15 Mar 2019 20:36 WIB

Jokowi soal OTT Romy: Saya Masih Tunggu Keterangan Resmi KPK

Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan pedagang usai meresmikan Pasar Ikan Modern Muara Baru di Jakarta. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Jokowi masih enggan berkomentar mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy alias Romy.
ADVERTISEMENT
Ia belum ingin bicara karena belum mendapatkan informasi resmi dari KPK terkait kasus ini.
"Saya masih menunggu keterangan resmi KPK. Sebelum ada keterangan resmi dari KPK, saya tidak ingin komentar," ujarnya singkat di acara Tabligh Akbar di Medan, Jumat (15/3).
Romy ditangkap KPK di Surabaya, Jatim dalam sebuah OTT. KPK menyebut kasus tersebut terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama yang sudah dilakukan lebih dari lima kali .
"Jadi kami duga ini bukan transaksi pertama, 5 orang tersebut ada dari unsur penyelenggara negara dari DPR RI anggota DPR RI, kemudian ada unsur swasta, dan dari unsur pejabat di Kementerian Agama pejabat di daerah ya di Kementerian Agama," ujar Jubir KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jumat (15/3).
ADVERTISEMENT
Karena kegiatan transaksi tersebut telah dipantau sebelumnya oleh KPK, Febri menambahkan, tim satgas pun memutuskan untuk mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam perkara itu.
"Karena itu tadi pagi tim KPK mengamankan 5 orang setelah diduga terjadi transaksi yang kesekian kalinya," ucap Febri
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan