Pencarian populer

KA Perawatan Rel Anjlok di Padalarang, Sejumlah Perjalanan Terganggu

Ilustrasi kereta anjlok. (Foto: Facebook/Prisujianto Yayuk Sr.)

Kereta Perawatan Jalan Raya anjlok di antara Stasiun Padalarang - Stasiun Cilame, Bandung, Jawa Barat, dini hari tadi. Akibatnya, sejumlah perjalanan kereta api terganggu.

"Kami memohon maaf atas terganggunya perjalanan kereta api mulai dini hari tadi hingga pagi ini. Pada pukul 02.20 WIB telah terjadi anjlokan KPJR (Kereta Perawatan Jalan Rel) di Km 153 + 1/2 antara Stasiun Padalarang - Stasiun Cilame. Akibatnya beberapa perjalanan kereta api mengalami gangguan pada jadwal keberangkatan dan kedatangan dari dan menuju Bandung,” kata Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung Joni Martinus dalam keterangannya, Selasa (4/12).

"Beberapa kereta yang terganggu kedatangannya adalah kereta-kereta dari arah barat menuju Bandung atau sebaliknya," sambungnya.

Joni kemudian membeberkan sejumlah perjalanan kereta yang terganggu akibat peristiwa ini. "3 KA Argo Parahyangan keberangkatan dari Stasiun Bandung, 2 KA Argo Parahyangan keberangkatan dari Stasiun Gambir, KA Harina dari Surabaya Pasarturi menuju Bandung, KA Ciremai dari Bandung menuju Semarang Tawang, dan KA Lokal keberangkatan Purwakarta menuju Padalarang yang mengalami keterlambatan," ujar dia.

Namun Joni memastikan kini jalur kereta api sudah bisa dilalui. Namun, kereta api yang melintas masih belum bisa melaju dengan kecepatan normal.

“Alhamdulillah berkat kesigapan semua personil kami di lapangan, jalur sudah normal dan bisa dilalui lagi pada pukul 07.30 WIB, kereta pertama yang bisa melintas adalah KA Argo Parahyangan Tambahan dari Bandung menuju Jakarta dengan jadwal keberangkatan Bandung pukul 04.15 WIB. Adapun kecepatan di lokasi masih kami batasi 5 km per jam,” ungkap Joni.

Joni belum bisa merinci terkait penyebab anjloknya kereta ini. "Masih dalam penyelidikan," katanya.

Ia menambahkan, untuk kereta yang mengalami keterlambatan di stasiun diberikan service recovery berupa snack. Dengan kejadian ini, Joni sekali lagi menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jasa kereta api atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

“Kami pun memberikan kesempatan kepada penumpang yang akan membatalkan perjalanan dengan pengembalian bea 100 persen," tutupnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.33