kumparan
7 Sep 2019 16:11 WIB

Kakek Heri Pedagang Pulpen Ingin Punya Toko untuk Bekal di Hari Tua

Heryanto (56) pedagang pulpen keliling di kawasan grogol. Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan
Kakek Heri, pedagang pulpen yang berjualan di depan Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, memiliki harapan untuk hari tuanya. Ia berkeinginan membuka toko agar bisa beristirahat di hari tua.
ADVERTISEMENT
"Bapak penginnya pemerintah bantu tiap bulan aja gitu, sembako, gitu aja. Kalau dibilang pengin punya toko, pengin, tapi kan enggak punya rumah," kata Hery saat ditemui kumparan saat berjualan di depan Universitas Trisakti, Jakarta, Sabtu (7/9).
Ia tak ingin punya toko yang muluk-muluk, hanya toko kecil yang menjual kebutuhan sehari-hari.
Heryanto (56) pedagang pulpen keliling di kawasan grogol. Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan
"Mau punya toko yang tinggal masuk. Umpama sehari Rp 10 ribu, Rp 15 ribu, karena kalau beban buat sebulan itu kadang-kadang kalau kita orang Betawi, telek gitu," lanjutnya.
Dia juga mengatakan, harapannya tak lebih, hanya untuk dapat menyambung hidup dari penghasilannya yang saat ini Rp 65 ribu per hari.
"Bapak sudah tua, enggak ada harapan ke depan, hanya untuk nyambung hidup saja," tuturnya.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, kakek Heri mengaku sangat berterima kasih kepada seluruh warga Jakarta dan netizen yang sudah yang membantunya. Dari situ, Heri dapat memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarga.
"Bapak mau ucapin beribu-ribu terima kasih, selama bapak dagang ini, bapak dibantu. Terima kasih mahasiswa sini, UNJ, Trisakti, makasih," ungkapnya.
Untuk membantu meringankan beban Kakek Heri, kumparan menggalang donasi online melalui Kitabisa.com. Bagi Anda yang ingin membantu, dapat menyalurkannya melalui tautan berikut:
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan