kumparan
19 Jan 2018 11:42 WIB

Kapolri: Gedung Promoter Polda Metro Tak Kalah dengan Scotland Yard

Gedung Promoter Polda Metro Jaya (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
Kapolri Jenderal Tito Karnavian meresmikan Gedung Promoter di Polda Metro Jaya Jakarta. Tito memuji bangunan Gedung Promoter baru 23 lantai ini, yang nantinya akan diisi oleh beberapa direktorat Kepolisian dari Polda Metro Jaya.
ADVERTISEMENT
Dalam sambutannya, Tito bahkan menyebut Gedung Promoter ini lebih bagus dari Markas Metropolitan Police Service, Scotland Yard.
"Ini adalah salah satu bentuk modernisasi kita. Enggak kalah dengan kantor polisi Singapura, Scotland Yard atau London Metropolitan Police. InsyaAllah tidak sekumuh Scotland Yard, dindingnya marmer semua," ucap Tito di lokasi, Jumat (19/1).
Menurut Tito, pembangunan gedung ini telah dimulai sejak 3 Desember 2004, dengan menghabiskan anggaran sebanyak Rp 489 miliiar rupiah.
"Sejak zaman Kapoldanya Almarhum Pak Firman Ghani dan kapolrinya Pak Da'i Bachtiar," ucap Tito.
Gedung Promoter Polda Metro Jaya (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
Pembangunan Gedung Promoter Polda Metro Jaya pertama kali diprakarsai oleh Kapolda Metro Jaya (alm) Irjen Firman Ghani, untuk dijadikan sebagai markas Densus 88 Anti Teror. Dengan dibangunnnya gedung yang baru, gedung lama Polda akan dialih fungsikan menjadi ruang TMC.
ADVERTISEMENT
Selain itu Tito mengatakan pihaknya juga akan membangun gedung parkir Polda Metro Jaya, karena menurutnya area parkir di Polda Metro Jaya sangat berantakan.
"Jadi kalau ada teror di gedung Kapolda enggak ketahuan mana anggota mana pelaku teror, kita juga akan membangun gedung parkiran untuk pengunjung biar gampang membedakan mana yang anggota mana yang pengunjung," jelas Tito.
Peresmian Gedung Promoter (Foto: Ainul Qalbi/kumparan)
Peresmian gedung ini turut dihadiri oleh pejabat utama polri dan Polda Metro Jaya, serta sejumlah mantan Kapolri dan Wakapolri pada masanya. Antara lain Jenderal (Purn) Da'i Bachtiar, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti dan Komjen (Purn) Nanan Sukarna.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan