Pencarian populer

Kejutan untuk Peserta Umrah Gratis The Power of Silaturahim

Peserta Umrah Gratis The Power of Silaturahim. Foto: Dok. Aqua Dwipayana
Mereka adalah orang-orang yang tak pernah membayangkan bisa berangkat umrah, melihat Ka’bah dari dekat, dan beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dalam waktu dekat. Tapi tiba-tiba mereka dipilih untuk berangkat ke Tanah Suci. Mengejutkan? Pasti.
ADVERTISEMENT
Orang-orang yang mendapat kejutan ini berjumlah 50 orang. Mereka berangkat umrah gratis dan tergabung dalam Paguyuban The Power of Silaturahim (POS) yang diinisiasi oleh motivator dan pakar komunikasi, Dr Aqua Dwipayana. Para orang yang beruntung ini telah bertolak ke Jeddah, Arab Saudi menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (4/4/2019). Mereka akan kembali ke tanah air pada Jumat (12/4).
Ini merupakan program ketiga kalinya. Karena itu, mereka disebut sebagai Jamaah Umrah POS III. Mereka berasal dari 20 kabupaten/kota di 11 provinsi di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Aqua membuat program ini pertama kali pada 2017. Setelah itu, berlanjut pada 2018. Jumlah orang-orang yang mendapat kejutan ini semakin bertambah dari tahun ke tahun.
ADVERTISEMENT
“Alhamdulillah, jumlah peserta umrah The Power of Silaturahim dari tahun ke tahun selalu bertambah sesuai dengan rencana dan target kami,” kata Aqua Dwipayana dalam acara Malam Silaturahim Jemaah Umrah The Power of Silaturahim III di Mes Perwakilan Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Seskoad) di Berlan, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (3/4/2019) malam.
Peserta Umrah Gratis The Power of Silaturahim. Foto: Dok. Aqua Dwipayana
Acara tersebut dihadiri antara lain oleh Komandan Seskoad Mayjen TNI Kurnia Dewantara, Direktur Utama Duta Anggada Realty Ventje Suardana, Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Prof Deddy Mulyana, Ph.D., General Manager PLN Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat Bambang Yusuf, Pemimpin Redaksi Kumparan.com Arifin Asydhad, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Tri Agung Kristianto, dan Manajer Online Warta Kota Suprapto.
ADVERTISEMENT
Seperti pada kegiatan umrah POS II 2018, umrah POS III tahun ini ditangani oleh Perusahaan Penyelenggara Ibadah Umrah PT Nur Rima Al Waali (NRA). “Kami sangat puas sehingga kembali mempercayakan penanganan umrah POS III kepada NRA,” kata Aqua.
Pada umrah POS I yang diselenggarakan pada 8-16 Januari 2017, jumlah peserta mencapai 35 orang. Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Aceh, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan.
“Hampir seluruh peserta umrah gratis POS I itu terkejut seolah tidak percaya mendapatkan kesempatan ikut umrah gratis ketika satu per satu dihubungi dan diberi kabar oleh Nurcholis MA Basyari, yang saya percayai amanah memimpin rombongan. Mereka ada yang berprofesi sebagai pegawai honorer, pensiunan pegawai biasa, guru SD, guru mengaji, muadzin, marbot masjid, anggota TNI-Polri, pegawai swasta, ibu rumah tangga, dan juru parkir,” kata Aqua.
Peserta Umrah Gratis The Power of Silaturahim. Foto: Dok. Aqua Dwipayana
Pada umrah POS II yang berlangsung 18-26 April 2018 jumlah peserta bertambah menjadi 39 orang. Latar belakang jemaah umrah POS II juga dari berbagai daerah dan latar belakang sosial-ekonominya. Di antara mereka, ada pegiat lingkungan, aktivis sosial- kemanusiaan -termasuk bidang kesehatan, pendidikan, dan agama-, tukang becak, penghafal (hafiz) Al-Qur’an, mahasiswa berprestasi, serta unsur TNI-Polri.
ADVERTISEMENT
Sesuai dengan namanya, gerakan umroh POS ini terinspirasi dari terbitnya buku The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi yang editornya wartawan senior penulis banyak buku, yakni Nurcholis MA Basyari. Semula, buku tersebut hanya diniatkan sebagai salah satu cenderamata bagi para undangan yang menghadiri sidang terbuka disertasi Aqua yang berjudul Citra Kepolisian Republik Indonesia Dalam Pandangan Pemangku Kepentingan: Studi Kasus Pelayanan Publik Polisi Lalu Lintas Polda Jawa Barat.
Sidang terbuka tugas akhir program doktoral di Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat, itu digelar pada Jumat, 15 April 2016. Di luar dugaan, respons para pembaca sangat positif sehingga buku tersebut kemudian diedarkan secara luas dan menembus 100 ribu eksemplar. Guru Besar Ilmu Komunikasi Fikom Unpad Prof Deddy Mulyana berkenan memberikan kata pengantar di buku tersebut.
ADVERTISEMENT
“Pada awalnya, saya menyampaikan kepada Mas Nurcholis nazar atau niat yang dalam Islam hukumnya setara dengan janji dan sumpah. Saya katakan bahwa jika buku itu sampai tercetak 100 ribu eksemplar, saya akan memberangkatkan 10 orang untuk umrah ke Tanah Suci. Biayanya sepenuhnya saya tanggung dari hasil penjualan buku yang kini telah cetak 120 ribu eksemplar itu. Namun, saat kami diskusi dan inventarisasi daftar calon peserta, saya merasa kalau hanya 10 orang itu sedikit dan tanggung. Kemudian, kami tambah menjadi 15, 20, 15 hingga akhirnya kami putuskan jumlah akhirnya 35 orang untuk umrah perdana The Power of Silaturahim,” ujar Aqua.
Aqua Dwipayana saat menyambut jemaah. Foto: Dok. Aqua Dwipayana
Setelah umrah POS I terlaksana, dengan dukungan penuh keluarga, Aqua merasa ‘ketagihan’. Secara terbuka dia menyampaikan tekad untuk kembali menggulirkan gerakan umrah tersebut pada tahun-tahun berikutnya.
ADVERTISEMENT
“Selain dari hasil penjualan buku tersebut, saya juga menyisihkan pendapatan honor sebagai pembicara profesional selaku motivator dan konsultan komunikasi untuk membiayai gerakan umrah itu. Di luar itu, saya bersyukur karena kemudian banyak pihak yang mendukung dan turut berpartisipasi menyukseskan POS II, POS III, dan insyaallah umrah POS-POS selanjutnya,” jelas bapak dua anak ini.
Aqua menjelaskan, gerakan umrah ini dia gulirkan semata-mata sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT yang telah menganugerahkan rezeki berlimpah, baik dalam bentuk materi maupun nonmateri, termasuk kesehatan dan jaringan persaudaraan/persahabatan dalam jalinan silaturahim, baik di seluruh Indonesia maupun mancanegara.
“Sebagai tindak lanjut rasa syukur yang mendalam itu, kami ingin berbagi kebahagiaan melalui gerakan umrah gratis. Selain mengeratkan persaudaraan dan praktik nyata silaturahim, gerakan umrah gratis ini dimaksudkan untuk mengukuhkan keindonesiaan. Karena itulah, pesertanya dari berbagai wilayah di Tanah Air dan beragam suku serta profesi. Spiritnya ialah menebarkan virus kebajikan guna mewujudkan Islam sebagai agama pembawa rahmat bagi alam semesta dan menjadikan kaum Muslim/Muslimah sebagai agen-agen untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” kata Aqua.
ADVERTISEMENT
Aqua menyampaikan terima kasih kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya gerakan Umrah POS III. “Secara khusus, terima kasih kami sampaikan kepada Ibu Irmawati Mochtar, pemilik sekaligus Direktur Utama Nur Rima Al Waali (NRA), biro penyelenggara haji dan umrah yang melayani telah jemaah POS II dan III. Terima kasih atas dukungan penuh dan kerja samanya yang sangat baik dan memuaskan,” kata Aqua.
(kiri-kanan) Direktur Utama Duta Anggada Realty Ventje Suardana, Seskoad Mayjen TNI Kurnia Dewantara, Dr Aqua Dwipayana, dan Prof Deddy Mulyana. Foto: Dok. Aqua Dwipayana
Aqua juga menyampaikan terima kasih kepada Dirut Citilink Juliandra Nurtjahjo atas partisipasinya secara pribadi menyediakan tiket domestik pergi-pulang (PP) untuk 30 orang anggota jemaah POS III dari berbagai daerah dan Dan Seskoad Mayjen TNI Kurnia Dewantara yang membantu menyediakan kamar penginapan di Mess Perwakilan Seskoad di Jakarta untuk menampung para jemaah sebelum bertolak ke Tanah Suci. Aqua juga menyampaikan terima kasih Nurcholis sekeluarga, para pihak yang membantu, dan kepada para jemaah.
ADVERTISEMENT
Mayjen Kurnia Dewantara yang hadir pada Malam Silaturahim mengapresiasi Aqua dan berharap acara ini berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. “Saya mulai merasakan virus silaturahim yang dahsyat yang disebarkan oleh pakar komunikasi dan motivator Pak Aqua Dwipayana melalui gerakan umrah gratis yang kini memasuki tahun ketiga. Semoga program yang bagus ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Dan para jemaah peserta umrah The Power of Silaturahim dapat menjadi agen penyebar virus kebajikan ini,” kata dia.
Di acara yang sama, Deddy Mulyana menyoroti soal pentingnya silaturahmi. “Orang-orang yang rajin bersilaturahim akan merasakan suasana hati yang bahagia. Emosinya terkendali. Bayangkan kalau orang marah, emosinya tidak terkendali, otot-otot wajahnya tegang, jantung terpompa kencang,” kata Deddy. Dia juga mengaku bahwa dirinya merupakan salah satu promotor Aqua dalam meraih doktor. “Tapi, dalam hal silaturahmi, Pak Aqua ini guru saya,” kata dia.
ADVERTISEMENT
Sementara Ventje Suardana yang juga hadir menyampaikan, meski dirinya non muslim, tapi mendukung gerakan yang digagas Aqua. “Saya mendukung sepenuhnya gerakan umrah The Power of Silaturahim yang digulirkan Pak Aqua. Suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi saya bisa berpartisipasi dalam program yang sangat baik dan mulia. Pergi ke Tanah Suci tentu menjadi dambaan setiap umat Islam,” kata Ventje yang juga memberi bantuan dalam program ini.
Peserta Umrah Gratis The Power of Silaturahim saat malam silaturahmi. Foto: Dok. Aqua Dwipayana
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80