• 3

Kemendagri Bantu Renovasi Rumah Zohri: Target Selesai Satu Minggu

Kemendagri Bantu Renovasi Rumah Zohri: Target Selesai Satu Minggu


Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)
Pelari asal Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, menyabet juara dunia di nomor 100 meter putra IAAF World U-20 Championships di Finlandia. Puja-puji datang dari beragam kalangan, termasuk Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
Tjahjo mengaku bangga dan terharu, namun ia terkejut saat mengetahui kondisi rumah pelari asal NTB itu memprihatinkan. Tergerak membantu memugar rumah Zohri, dia memerintahkan Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo dan para pejabat terkait untuk melakukan pengecekan langsung.
"Saya tergerak membantu memugar rumah untuk Zohri. Ini bentuk apresiasi atas prestasinya yang telahmembanggakan bangsa Indonesia," ujar Tjahjo dalam keterangan tertulis, Kamis (12/7).
Tjahjo meminta, pemugaran rumah Zohri bisa dilakukan secepatnya dan dapat selesai dalam waktu satu minggu. Ia juga meminta para praja IPDN di NTB ikut membantu memugar rumah.
"Minta ijin kepada yang punya rumah. Target satu minggu kerja. Anak-anak IPDN bantu-bantu juga," ucap Tjahjo.

Lalu Muhammad Zohri raih medali emas

Lalu Muhammad Zohri usai seremoni pengalungan medali emas 100 meter putra di World U-20 Championships, Finlandia. (Foto: Dok. Dubes RI di Finlandia, Wiwiek S Firman)
Tjahjo bercerita, kisah hidup Zohri sangat menyentuh dan layak jadi inspirasi. Dari laporan yang ia dapatkan, Zohri tinggal di Dusun Karang Pansor Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.
Ayahnya, L Ahamad Yani meninggal tahun 2017 sementara ibunya, Saerah, meninggal pada 2015. Jadi Zohri telah yatim piatu.
"Zohri empat bersaudara. Kakaknya Baiq Fazilah, perempuan usia 29 tahun. Kakaknya yang satu lagi laki-laki bernama L. Ma'rib, usia 28 tahun. Kakaknya yang lain Baiq Fujianti telah almarhum. Nah, Zohri anak bungsu," papar Tjahjo.
Selain menyabet juara dunia tersebut, lanjut Tjahjo, Zohri sebelumnya pernah punya prestasi membanggakan lainnya. Yaitu kejuaraan atletik junior Asia 100 Meter di Jepang yang juga diraihnya tahun ini, berupa medali emas dengan catatan waktu lari 10.27 detik.
"Menurut cerita, guru olahraga Zohri di SMP 1, Ibu Rosida, sering mengajak dan membujuk Zohri untuk latihan karena sudah melihat bakat dan skill-nya. Awalnya Zohri selalu menolak, sampai waktu Zohri duduk di bangku kelas 3 SMP, dia baru punya keinginan untuk latihan," tutur Tjahjo.
Tjahjo menambahkan, setiap berangkat sekolah Zohri selalu jalan kaki tanpa alas kaki. Lalu saat duduk di bangku kelas 3 SMP, bakatnya sebagai pelari mulai terasah.
Kondisi ekonomi keluarganya sangat sulit, bahkan rumah keluarga Zohri hanya berdinding papan.
"Kondisi rumah peninggalan orang tuanya berdindingkan papan, merupakan rumah tua. Memang memprihatinkan. Semoga sedikit bantuan dari saya, bisa membuat Zohri dan keluarga bisa tersenyum. Karena dia juga telah membuat kita bisa tersenyum bangga," ujarnya.
Selama rumah Zohri dipugar, akan dicarikan tempat tinggal sementara bagi keluarga Zohri sampai rumah tersebut selesai diperbaiki. Tjahjo menegaskan, rumah keluarga Zohri harus dipugar dengan baik dengan mempekerjakan tukang bangunan terbaik.
"Tolong disewakan tempat tinggal, bisa di hotel kecil di kota tersebut. Tukang ahlinya harus ada diperbanyak. Beli juga meja kursi tempat tidur kipas angin dan televisi," kata Tjahjo.
"Ini prestasi yang membanggakan kita sebagai bangsa. Lalu Muhammad Zuhri telah membuat harum nama Indonesia dipentas dunia. Ini harus di apresiasi. Sangat membanggakan," imbuh dia.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Hadi Prabowo mengungkapkan bahwa Direktur IPDN telah melaporkan lewat Rektor IPDN tentang hasil pengecekan langsung rumah Zohri. Koordinasi pun sudah dilakukan dengan pihak kecamatan terkait rencana renovasi.
" Direktur IPDN NTB telah sampai di rumah Zohri sebagaimana dilaporkan Pak Rektor. Kami juga sudah koordinasi dengan Pak Camat untuk melaksanakan petunjuk Bapak Menteri," ucap Hadi.

NewsLalu Muhammad ZohriTjahjo KumoloAtletik

presentation
500

Baca Lainnya