kumparan
31 Okt 2018 11:24 WIB

Kemenhan Gelar Pameran Industri Pertahanan di JIEXpo 7-10 November

Menhan Ryamizard Ryacudu di Gedung Kemenhan RI, Rabu (31/10/2018). (Foto: Moh Fajri/kumparan)
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia akan menyelenggarakan pameran international di bidang teknologi industri pertahanan tiga matra bertajuk 'Indo Defence 2018 Expo dan Forum' di Jakarta International Expo Kemayoran pada tanggal 7-10 November 2018.
ADVERTISEMENT
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, acara yang mengusung tema ‘Building Global Defence Partnership to Secure the Future’ ini dilakukan 2 tahun sekali. Ryamizard berharap pameran ini dapat dihadiri seluruh pihak, mulai dari pemerintahan hingga bisnis.
“Pameran ini diharapkan dihadiri pemerintahan, angkatan bersenjatanya, kalangan bisnis, militer, serta perusahaan atau industri keamanan,” kata Ryamizard di Gedung Kemenhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu, (31/10).
Sementara itu, Dirjen Potensi Pertahanan Bondan Tiara Sofyan mengungkapkan akan ada beberapa perbedaan dalam penyelenggaraan pameran tahun ini. Selain ada forum diskusi, ia menargetkan peameran juga diikuti oleh lebih banyak peserta.
Pameran industri pertahanan (Foto: Wahyuni Sahara/kumparan)
“Kemajuan dari jumlah peserta jauh lebih banyak (jumlahnya) 867, sebelumnya tahun 2016 847 (peserta). Akan ada 10 Menhan setingkat yang hadir, para panglima dan kepala staf juga. Space jumlah pameran hall semua, ada outdoor di JIEXPO,” ujar Tiara.
ADVERTISEMENT
Indo Defence 2018 Expo dan Forum merupakan ajang promosi bagi produsen peralatan pertahanan dan keamanan internasional. Acara digelar 2 tahun sekali sebagai wadah untuk memperkuat kapasitas industri pertahanan lokal, dengan cara membangun kemitraan dengan pihak asing.
Pameran industri pertahanan (Foto: Wahyuni Sahara/kumparan)
Kegiatan ini digelar bersamaan dengan pameran kedirgantaraan dan helikopter, Indo Aerospace Featuring Indo Helicopter 2018 Expo dan Forum, dan pameran kemaritiman Indo Marine 2018 Expo dan Forum.
Pameran tahun ini akan diikuti 867 peserta dari 59 negara, dan dikhususkan untuk pengunjung bisnis hingga profesional. Sementara masyarakat umum dapat menghadiri pameran pada 2 hari terakhir, yakni 9-10 November, dengan pre-registrasi online atau dikenakan biaya masuk.
Jam buka pameran dimulai pukul 12.00 WIB sampai 17.00 WIB pada 7 November 2018. Dan pada 8-10 November, pameran dibuka mulai pukul 10.00 WIB sampai 17.00 WIB.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan