kumparan
28 Mar 2019 10:57 WIB

Ketua DPR soal OTT Bowo Pangarso: Semoga Tak Ada Lagi Anggota Terlibat

com-Bambang Soesatyo Foto: Dok. DPR RI
KPK mengamankan anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso, Kamis dini hari (28/3). Penangkapan Bowo terkait rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) dugaan suap pengiriman pupuk.
ADVERTISEMENT
Merespons hal itu, Ketua DPR yang juga politikus Golkar, Bambang Soesatyo mengaku belum mendapat informasi oknum DPR yang ditangkap KPK. Namun, Ia menyayangkan atas penangkapan tersebut.
Penangkapan kan masih menunggu 24 jam. Kita tunggu keterangan resmi dari KPK,” kata Bamsoet di Balai Kartini, Kamis (28/3).
Anggota Komisi 6 DPR RI, Bowo Sidik Pangarso. Foto: Facebook/@Bowo Sidik Pangarso SE
“Saya berharap tidak ada lagi anggota DPR atau pejabat negara yang terlibat perbuatan tercela sehingga kita selesaikan tugas negara,” imbau Bambang.
Bambang belum mau bicara soal konsekuensi bagi anggota DPR atau Golkar yang terjerat korupsi. Dia masih menunggu penjelasan lengkap KPK soal OTT terhadap anggotanya malam tadi.
“Gimana mau sanksi belum ada penjelasan. Kita harus berprasangka baik dulu. Kita doakan enggak ada lagi anggota DPR yang melakukan perbuatan tercela,” ujar Bamsoet.
ADVERTISEMENT
Dalam OTT pada Rabu (17/3) malam, KPK mengamankan setidaknya 7 orang yang diduga terlibat dalam transaksi suap ini. Salah satunya, direksi PT Pupuk Indonesia. Penangkapan ini menambah panjang daftar anggota DPR yang ditangkap KPK.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan