Pencarian populer

Khashoggi dan Sejumlah Jurnalis Jadi 'Person of The Year' Majalah TIME

Jamal Khashoggi dan sejumlah jurnalis terpilih menjadi 'Person of the year' majalah TIME tahun 2018. (Foto: Reuters/Time Magazine)

Majalah TIME menobatkan sejumlah wartawan, termasuk jurnalis Jamal Khashoggi yang dibunuh di Kedutaan Besar Arab Saudi di Istanbul, sebagai “Person of the Year 2018”. Mereka juga dijadikan sampul majalah tersebut dengan judul "The Guardians and the War on Truth".

Dilansir Reuters, majalah TIME memilih Khashoggi untuk menghormati jurnalis Saudi itu atas kritiknya terhadap praktik demokrasi. Saat ini, demokrasi dinilai tengah terancam, baik dari pemerintahan dan kemajuan teknologi.

"Karena (mereka) mengambil risiko besar dalam mengejar kebenaran yang lebih besar. Untuk pencarian yang tidak sempurna, tetapi penting menjadi fakta-fakta penting bagi masyarakat. Untuk yang berani berbicara, "Para Penjaga --Jamal Khashoggi, Capital Gazette, Maria Ressa, Wa Lone, dan Kyaw Soe Oo-- adalah 'Person of the Year' majalah TIME," ujar Pemimpin Redaksi dan CEO TIME, Edward Felsenthal, dalam pernyatannya pada Selasa (11/12).

Gelar ini diberikan bagi orang, kelompok, hal maupun gagasan yang memiliki pengaruh terbesar pada peristiwa dunia tahun ini.

Jamal Khashoggi dan sejumlah jurnalis terpilih menjadi 'Person of the year' majalah TIME tahun 2018. (Foto: Reuters/Time Magazine)

Selain Khashoggi, sejumlah wartawan juga mendapatkan gelar yang sama. Ada dua wartawan Reuters, Wa Lone (32) dan Kyaw Soe Oo (28), yang divonis tujuh tahun penjara pada September 2018 karena menyelidiki pembantaian Rohingya di Myanmar

Selain itu ada pendiri situs berita Filipina Rappler, Maria Ressa, yang kerap mengkritik Presiden Rodrigo Duterte. Ressa dan situsnya didakwa Departemen Kehakiman Filipina dengan penggelapan pajak pada November lalu.

Jamal Khashoggi dan sejumlah jurnalis terpilih menjadi 'Person of the year' majalah TIME tahun 2018. (Foto: Reuters/Time Magazine)

Serta, staf-staf surat kabar Capital Gazette asal Annapolis, Maryland, yang pada Juni lalu kantornya ditembak oleh seorang pria bersenjata. Insiden penembakkan itu menyebabkan lima orang tewas.

Jurnalis-jurnalis yang mendapatkan gelar itu dibuatkan sampul majalah yang terpisah, salah satunya menampilkan istri-istri dari dua wartawan Reuters yang dipenjara di Myanmar. Mereka saling merangkul satu sama lain dengan memegang foto suami mereka.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: