kumparan
4 Jun 2018 12:49 WIB

Kisah Masjid yang Masih Berdiri di Tengah Jalur Tol Trans Jawa

Masjid Jami Baitul Mustaghfirin di tol Batang. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
Pemerintah terus mengebut pengerjaan Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta hingga Surabaya. Sejumlah ruas tol Trans Jawa sudah ada yang beroperasi, tapi ada juga yang masih dalam tahap pembangunan.
ADVERTISEMENT
Di tengah pembangunan jalan tol yang sedang dikebut ini, ada beberapa kisah menarik di dalamnya. Salah satunya sebuah masjid yang masih berdiri di tengah-tengah pembangunan jalan tol.
(Lihat foto: masjid di posisi yang lama ada di tengah tol dan masjid di lokasi yang baru di bagian kanan, di perkampungan penduduk)
Masjid Jami Baitul Mustaghfirin di tol Batang. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
Masjid Jami Baitul Mustaghfirin, masih berdiri kokoh di tengah pembangunan jalan tol, tepatnya Jalan Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah. Masjid ini masih berfungsi sebagaimana mestinya. Maskipun letaknya sudah terpisah dari permukiman, warga sekitar pembangunan jalan tol pun masih menggunakan masjid tersebut untuk salat berjemaah.
Masjid Jami Baitul Mustaghfirin di tol Batang. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
Seiring dengan pembangunan jalan tol yang terus dikebut, Masjid Jami Baitul Mustaghfirin pun nantinya harus rata dengan tanah. Tapi, pihak kontraktor membangunkan masjid pengganti yang letaknya tidak jauh dari yang sekarang. Pembangunan masjid yang baru berada di tengah-tengah permukiman yang tidak tergusur.
Masjid Jami Baitul Mustaghfirin di tol Batang. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
Pembangunan masjid pengganti pun saat ini sedang dilaksanakan seiring dengan pembangunan jalan tol. Menurut penuturan warga sekitar pembangunan jalan tol, masjid lama tidak akan diratakan sebelum masjid pengganti selesai dibangun.
ADVERTISEMENT
Selain itu, sebagai tanggung jawab pihak dari kontraktor pembangunan jalan tol teresebut, setiap pagi masjid tersebut dibersihkan dari debu.
Masjid Jami Baitul Mustaghfirin di tol Batang. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
Tapi, lama kelamaan, warga sekitar sedikit demi sedikit pergi dari masjid tersebut. Letak masjid yang terpisah oleh jalan tol membuat warga sekitar lebih memilih masjid yang lain, yang lebih dekat.
Masjid Jami Baitul Mustaghfirin di tol Batang. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·