Pencarian populer

KKP Pulangkan 6 Nelayan Sumatera Utara yang Ditangkap Aparat Malaysia

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri berhasil memulangkan 6 (empat) orang nelayan Indonesia dari Malaysia. Foto: Dok. KKP

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berhasil memulangkan enam nelayan Indonesia dari Malaysia. Keenam nelayan itu sebelumnya tertangkap karena tuduhan menangkap ikan secara ilegal (illegal fishing) di perairan Malaysia.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Agus Suherman, keenam nelayan merupakan warga Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Mereka tiba di Bandara Kualanamu, Medan, pada Selasa (12/3), dengan didampingi pejabat dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Penang, Malaysia.

Keenam nelayan itu adalah Ijol bin Tari alias Zulkifli (39), Badri bin Anjoi (43), Mohamad Adi bin Tusam alias M Hadi (73), Misdi bin Marsudi (45), Ridhuan bin Abdul Wahab alias Ridwan (30), dan Bagan bin Abdul Rahman alias Raimudin Lubis (30).

Saat tiba di bandara, para nelayan tersebut secara resmi diserahterimakan dari perwakilan Direktorat Jenderal PSDKP kepada Pemprov Sumatera Utara yang selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga.

“Keenam nelayan tersebut sebelumnya ditangkap pada tanggal 17 Januari 2019 oleh aparat Pemerintah Malaysia dan telah menjalani proses hukum sesuai ketentuan negara setempat," ungkap Agus dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/3).

Ilustrasi kapal nelayan Foto: moodboard/Thinkstock

Agus menjelaskan pemulangan nelayan tersebut merupakan bantuan nyata yang dilakukan KKP terhadap nelayan-nelayan Indonesia yang tertangkap aparat di luar negeri karena melanggar batas saat menangkap ikan.

Langkah yang dilakukan oleh KKP antara lain berkoordinasi dengan Kedubes dan KJRI di negara setempat dan instansi terkait di negara yang bersangkutan, sehingga nelayan Indonesia yang tertangkap di luar negeri dapat segera dipulangkan ke Indonesia.

Sejak Januari 2019, KKP bersama-sama dengan Kemlu telah berhasil memulangkan nelayan Indonesia yang ditangkap di luar negeri sejumlah 38 nelayan. Terdiri dari 6 orang dipulangkan dari Malaysia, 18 orang dipulangkan dari Timor Leste, dan 14 orang dipulangkan dari Myanmar. Sementara, saat ini masih terdapat 16 nelayan di Malaysia dan 24 nelayan di Timor Leste yang belum dipulangkan.

Plt Dirjen PSDKP, Agus Suherman. Foto: Dok. Istimewa

Selain melakukan upaya pemulangan, menurut Agus, KKP juga mengupayakan tindakan preventif dengan memberikan pembinaan dan sosialisasi tentang daerah penangkapan di Indonesia.

“Namun bila ternyata terdapat nelayan yang tertangkap di negara lain, maka KKP secara proaktif bekerja sama dengan pihak Kementerian Luar Negeri, khususnya Perwakilan RI di luar negeri untuk mengupayakan pemulangannya,” ujar Agus.

Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan, Pudjiastuti, telah menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 39/PERMEN-KP/2016 tentang Tata Cara Pemulangan Nelayan Indonesia yang Ditangkap di Luar Negeri karena Melakukan Penangkapan Ikan di Negara Lain Tanpa Izin.

Seorang nelayan membongkar hasil tangkapan ikan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Peraturan tersebut dimaksudkan untuk memberikan perlindungan terhadap nelayan Indonesia yang ditangkap di luar negeri karena menangkap ikan tanpa izin.

Selain mengatur tata cara pemulangan, peraturan tersebut juga mengamanatkan kepada Direktorat Jenderal PSDKP melakukan antisipasi melalui kegiatan sosialisasi. Sosialisasi diprioritaskan di provinsi atau kabupaten/ kota yang jumlah nelayannya banyak ditangkap di luar negeri karena menangkap ikan di negara lain tanpa izin.

Sosialisasi meliputi batas wilayah perairan antara Indonesia dengan negara lain, peraturan perundang-undangan tentang kelautan dan perikanan yang berlaku di Indonesia dan negara-negara yang berbatasan dengan Indonesia, dan penggunaan alat navigasi serta alat komunikasi di kapal perikanan.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: