kumparan
12 Mar 2018 15:58 WIB

KMC Komando, Kapal Kodam Jaya yang Tenggelam di Kepulauan Seribu

Kapal motor cepat (KMC) Komando. (Foto: Dok. KOREM 152/BBL)
Kapal Motor Cepat (KMC) milik Kodam Jaya tenggalam di perairan Kepulauan Seribu, Senin (12/3). Kecelakaan ini menambah panjang daftar alutsista TNI AD yang mengalami kecelakaan.
ADVERTISEMENT
Kapal ini diketahui jenis KMC Komando. KMC Komando baru diluncurkan pada April 2014 di era Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Budiman.
KMC Komando merupakan hasil riset tim ahli Direktorat Perbekalan Angkutan (Ditbekang) TNI AD, bersama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dan PT Tesco Indomaritim.
Kapal berbahan aluminium ini berjenis LOA (Leangth Over All) atau panjang keseluruhan kapal adalah 17,60 meter dengan lebar 4,20 meter dan tinggi 2,15 meter.
KMC Komando memiliki kemampuan menjelajah hampir di seluruh medan, seperti laut, pantai, sungai hingga rawa. Kapal ini juga bisa berlayar sejauh 250 nautical mile.
Video
Kapal seharga Rp 12 miliar termasuk biaya riset itu bisa mengangkut 31 penumpang plus 3 anak buah kapal. Selain itu, kapal juga dibekali dengan senjata berkaliber 17,5 mm.
ADVERTISEMENT
Di awal peluncurannya, Jenderal Budiman mencoba langsung kemampuan KMC Komando di perairan Kepulauan Seribu. Dua target diletakkan di Pulau Damar.
KMC Komando kemudian menembak target dua kali dalam keadaan diam dan bergerak. KMC Komando bisa menembak sasaran dengan baik meski dalam keadaan bergerak.
KMC Komando ditempatkan di beberapa wilayah rawan, seperti Maluku Utara, Maluku, Papua, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, NTT, Kepulauan Seribu, Mentawai, Aceh, Natuna, Kepulauan Riau, dan Babel.
Namun, hampir 4 tahun beroperasi, kapal ini mengalami kecelakaan. KMC Komando milik Kodam Jaya tenggelam diperairan Kepulauan Seribu, pada Senin (12/3).
Sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa akibat kecelakaan ini. Kodam Jaya juga memastikan semua penumpang dan awak kapal selamat.
ADVERTISEMENT
"Semuanya selamat," kata Kapendam Jaya Letkol Inf Kristomei Sianturi kepada kumparan (kumparan.com), Senin (12/3).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan