kumparan
2 Sep 2019 13:25 WIB

Komnas HAM, LPSK, BNN, dan BNPT Minta Tambahan Anggaran 2020

Rapat kerja Komisi III dengan Komnas HAM, LPSK, BNPT, BNN, KPK membahas penambahan anggaran 2020. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan
Beberapa mitra kerja Komisi III DPR meminta tambahan anggaran untuk tahun 2020. Permintaan tambahan anggaran itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komnas HAM, LPSK, BNN, BNPT, dan KPK di ruang rapat komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/9).
ADVERTISEMENT
Komnas HAM meminta penambahan anggaran Rp 371 miliar, LPSK membutuhkan anggaran tambahan Rp 101 miliar, BNN membutuhkan tambahan Rp 459 miliar. Hanya KPK saja yang tidak mengajukan permintaan tambahan anggaran.
Rapat kerja itu dihadiri pimpinan lembaga mitra Komisi III, yaitu Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Kepala BNN Komjen Heru Winarko, Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius dan Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo, dan dari KPK diwakili oleh Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dan Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan.
"Dari KPK tidak mengajukan penambahan anggaran karena sudah naik di pagu indikatif K/L, sudah naik 11 persen. LPSK masih membutuhkan kebutuhan Rp 101 miliar dan BNPT masih membutuhkan Rp 200 miliar," kata Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin di ruang rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/9).
ADVERTISEMENT
"Komnas HAM masih membutuhkan Rp 371 miliar, BNN Rp 459 miliar," lanjut Aziz yang merupakan politikus Golkar ini.
Aziz menyebut, usulan dari empat lembaga itu akan segera dibahas dalam rapat pleno Komisi III DPR dan di Badan Anggaran DPR.
"Siklus anggaran ini akan kita sampaikan dalam pleno Komisi III, nanti kita bahas dalam pendalaman. Apabila fraksi setuju, fraksi akan mengutus di Banggar untuk meminta alokasi. Nanti jika tidak disepakati akan kembali ke Komisi III, tetapi Komisi III punya hak untuk menyetujui ini," ujar Aziz.
Sementara untuk sikap Fraksi Golkar, Aziz akan memperjuangkan permintaan anggaran dari empat lembaga itu.
"Kita mesti perjuangkan ini di Banggar, (sikap) Fraksi Golkar (adalah) kami tampung untuk kami perjuangkan," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Anggota Fraksi PKS Nasir Djamil juga mendukung penambahan anggaran itu.
"Saya kira tidak ada fraksi di Komisi III yang tidak mendukung penambahan anggaran itu," tuturnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan