kumparan
19 Sep 2019 3:10 WIB

Kontak Tembak TNI-Polri dan OPM, 7 Warga Papua Terluka

Warga Papua menjadi Korban saat kontak tembak antara TNI-Polri dan OPM Foto: Istimewa
Kontak tembak terjadi antara satuan tugas penegakan hukum (Satgas Gakkum) TNI-Polri dan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) OPM (Organisasi Papua Merdeka) di Kampung Olenki, Ilaga Kabupaten Puncak, Papua, selasa (17/9)
ADVERTISEMENT
Saat kontak tembak terjadi, KSB mulai menembak secara sporadis ke arah tim gabungan yang sedang mendekat posisi kelompok tersebut di sebuah honai (rumah khas suku Baliem Wamena) yang berada di dekat sungai.
"Akibat tembakan balasan dari tim gabungan, kelompok KSB melarikan diri berpencar ke arah hutan sambil terus menembak secara sporadis (tidak terarah)," kata Kapendam Cenderawasih Letkol Eko Daryanto dalam keterangannya, Kamis (19/9)
Dia menuturkan, setelah kontak tembak selesai ditemukan 7 orang masyarakat dalam kondisi terkena luka tembak. Tim gabungan bersama masyarakat lainnya langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas untuk menerima perawatan medis.
"Tiga orang masyarakat dinyatakan meninggal dunia," kata Eko.
Warga Papua menjadi Korban saat kontak tembak antara TNI-Polri dan OPM Foto: Istimewa
Dia mengatakan, Pangdam Cenderawasih dan Kapolda Papua akan membentuk tim untuk mengevaluasi jalannya operasi pengejaran terhadap Kelompok separarus bersenjata OPM untuk menghindari jatuhnya jorban di masyarakat.
ADVERTISEMENT
"Sambil menunggu hasil investigasi, Pangdam XVII/Cenderawasih menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak berspekulasi dan terpengaruh informasi sepihak dari kelompok OPM," tandasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan