kumparan
16 Sep 2019 10:01 WIB

KPK Dipenuhi Karangan Bunga untuk Firli Bahuri, Ada dari Budi Gunawan

Karangan bunga ucapan selamat kepada Firli Bahuri sebagai ketua KPK baru penuhi depan kantor KPK. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Gedung KPK kini dipenuhi karangan bunga yang berisikan ucapan selamat atas terpilihnya Irjen Firli Bahuri sebagai pimpinan KPK periode 2019-2023.
ADVERTISEMENT
Pantauan di lokasi, ada sekitar puluhan karangan bunga yang memenuhi pekarangan KPK, termasuk di depan tenda tempat para polisi yang biasa menjaga KPK beristirahat. Salah satu karangan bunga yang paling menarik perhatian adalah karangan bunga dari Budi Gunawan.
Kendati nama dalam karangan bunga tersebut serupa dengan nama Kepala BIN Budi Gunawan, namun belum bisa dikonfirmasi apakah karangan bunga tersebut benar dari Kepala BIN Budi Gunawan.
Selain dari Budi Gunawan, karangan bunga ucapan selamat tersebut juga dikirimkan dari kalangan masyarakat. Sebelumnya pada Jumat (13/9), masyarakat mengirimkan karangan bunga sebagai dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi, serta dukungan kepada KPK secara lembaga.
Karangan bunga ucapan selamat kepada Firli Bahuri sebagai ketua KPK baru penuhi depan kantor KPK. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Masyarakat juga menyatakan penolakannya terhadap upaya pelemahan KPK lewat revisi UU KPK dalam bentuk karangan bunga. Namun, karangan bunga itu dirusak oleh massa yang menyebut dirinya sebagai aktivis serta mahasiswa yang mendukung akan disahkannya revisi UU KPK. Tak hanya membakar habis karangan bunga itu, mereka pun turut berbuat onar dan mencopot beberapa kain hitam yang terpasang untuk menutupi logo KPK.
ADVERTISEMENT
Sebagaimana diketahui, DPR memilih Irjen Firli Bahuri sebagai Ketua KPK periode 2019-2024, Jumat (13/9) dini hari. Pemilihan dilakukan melalui aklamasi, tanpa voting.
Firli merupakan lulusan Akpol 1990. Saat ini, Firli merupakan perwira Tinggi Polri berpangkat Inspektur Jenderal dengan jabatan Kapolda Sumatera Selatan.
Karangan bunga ucapan selamat kepada Firli Bahuri sebagai ketua KPK baru penuhi depan kantor KPK. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Sebelum menjadi Kapolda, Firli menempati berbagai macam posisi di kepolisian. Seperti di antaranya Kapolres Kebumen (2006), Kapolres Brebes (2007), Wakapolres Metro Jakarta Pusat (2009), Ajudan Wapres RI Boediono (2012), serta Kapolda NTB (2017). Ia pun sempat menjabat Deputi Penindakan KPK.
Dalam voting yang dilakukan Komisi III DPR, Firli berhasil meraih suara terbanyak. Seluruh anggota Komisi III yang berjumlah 56 memilih Firli sebagai pimpinan KPK.
Terpilihnya Firli sebagai Ketua KPK, sedikit berbeda dengan pemilihan pimpinan KPK di periode-periode sebelumnya.
Karangan bunga ucapan selamat kepada Firli Bahuri sebagai ketua KPK baru penuhi depan kantor KPK. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Pada pemilihan pimpinan KPK periode sebelumnya, voting dilakukan dua kali. Yakni voting untuk memilih 5 pimpinan KPK dan setelah 5 pimpinan KPK terpilih, Komisi III DPR kemudian melakukan voting kedua untuk memilih ketua KPK.
ADVERTISEMENT
Namun, yang terjadi saat ini berbeda. Komisi III DPR hanya melakukan satu kali voting untuk memilih 5 pimpinan KPK dan kemudian secara aklamasi, memilih Irjen Firli (yang meraih suara terbanyak) sebagai Ketua KPK.
Berikut hasil voting anggota Komisi III DPR:
Nawawi Pomolango: 50 suara
Lili Pintauli Siregar: 44 suara
Sigit Danang Joyo: 19 suara
Nurul Ghufron: 51 suara
I Nyoman Wara: 0 suara
Alexander Marwata: 53 suara
Johanis Tanak: 0 suara
Lutfi Jayadi Kurniawan: 7 suara
Firli Bahuri: 56 suara
Roby Arya Brata: 0 suara
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan