kumparan
16 Mar 2019 3:32 WIB

KPK Segel Ruang Menag Lukman Hakim untuk Dalami Kasus Romahurmuziy

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin di Istana Wapres. Foto: Nadia Riso/kumparan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan kabar penyegelan ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama M Nur Kholis Setiawan. Juru bicara KPK, Febri Diansyah, menuturkan, penyegelan dua ruangan di kantor Kemenag itu dilakukan untuk menindaklanjuti Operasi Tangkap Tangkap (OTT) yang menjerat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy.
ADVERTISEMENT
Romahurmuziy dan lima orang dari unsur DPR RI, swasta, dan pejabat Kemenag ditangkap di Jawa Timur pada Jumat (15/3). Mereka diduga terlibat dalam suap jual beli jabatan di lingkungan Kemenag Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur.
Ruang kerja Menteri Agama, Lukman Hakim disegel KPK. Foto: Dok. Istimewa
"Yang pasti begini, ketika tim KPK datang ke Kemenag, salah satu ruangan yang disegel itu 'kan ruangan Sekjen, ruangan menteri. Dua itulah setidaknya yang disegel," ujar Febri di kantornya, Sabtu (16/3).
Berdasarkan foto yang diterima kumparan, garis KPK tampak melilit di gagang pintu ruang kerja Lukman. Terdapat pula stiker KPK yang menyegel ruangan politikus PPP tersebut. Petugas Kemenag melaporkan penyidik KPK tiba pukul 18.30 WIB dan langsung melakukan penyegelan.
Ruang kerja Menteri Agama, Lukman Hakim disegel KPK. Foto: Dok. Istimewa
"Kalau ada di lokasi-lokasi tertentu, ya, dibutuhkan untuk proses lebih lanjut. Kalau sekarang di tahap penyelidikan, ya, untuk proses lanjut, tentu akan dilakukan tindakan-tindakan awal, termasuk penyegelan," tutur Febri.
ADVERTISEMENT
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (mengenakan masker dan bertopi), digiring petugas saat tiba di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (15/3). Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir
Tak hanya ruang kerja di Kemenag, penyidik juga mendatangi kediaman Romy di Batu Ampar III, Kramat Jati, Jakarta Timur, sekitar pukul 19.00 WIB. Sejumlah ruangan seperti kamar tidur dan ruang kerja Romy disegel KPK.
Selain mengamankan Romy, KPK juga menyita uang sebesar Rp 300 juta dalam OTT tersebut. Saat ini, seluruh pihak yang ditangkap telah dibawa ke Gedung KPK Jakarta. Status mereka masih terperiksa, dan akan ditentukan dalam kurun 1x24 jam.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan