kumparan
15 Feb 2019 23:06 WIB

KPU Cetak 360 Juta Surat Suara Pemilu 2019, Lebihi Target 939 Ribu

Petugas logistik KPU Pusat memeriksa surat pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 untuk pemilih luar negeri di gudang logistik KPU di Benda, Tangerang. Foto: Antara/Muhammad Iqbal
KPU mencatat sudah mencetak sebanyak 360 juta surat suara Pemilu 2019 dari target 939 ribu surat suara. Surat suara itu pun siap diedarkan ke seluruh wilayah Indonesia. Meski melebihi target, namun KPU menganggap hal itu bagus.
ADVERTISEMENT
"Saat ini kami sudah mencetak 360 juta lebih dan akan didistribusikan ke provinsi dan daerah tertentu. Ada juga daerah-daerah yang belum dicetak sama sekali, karena daerah-daerah tersebut daerah-daerah yang memang kami anggap dekat, seperti Yogya," kata Komisiomer KPU Ilham Saputra, di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/2).
"Ya melebihi target kami. Jadi ini, alhamdulillah kami bersyukur semoga tak ada masalah-masalah yang kemudian membuat proses ini jadi tertunda," imbuhnya.
Komisioner KPU Ilham Saputra di Kantor KPU. Foto: Adhim/kumparan
Ilham menjelaskan dalam satu hari, proses pencetakan surat suara dianggap sudah melebihi target yang ditentukan KPU dengan persentase mencapi 109 persen. Dengan begitu, ia yakin proses pencetakan surat suara akan selesai tepat waktu.
"Sekarang saja hitungan kami itu untuk percetakan per hari itu sudah lebih, itu 109 persen. Misalkan perkiraan kami per hari itu misalnya berapa, nah jadi malah tercetak lebih, jadi over ya bagus," ucap Ilham.
ADVERTISEMENT
Sementara menanggapi informasi di beberapa daerah seperti Tulungagung yang kekurangan surat suara, Ilham membantahnya. Menurut Ilham, saat ini KPU masih melakukan pendataan untuk menentukan berapa surat suara di masing-masing TPS.
"Sebetulnya tidak ada kekurangan surat suara, tetapi yang kami kirim kami cetak pertama ini adalah kontrak berdasarkan surat suara per dapil. Sekarang kita masih butuh waktu untuk menentukan surat suara per TPS. Karena kan sekarang kita sedang mengelompokkan data pemilih per TPS sambil menunggu data yang sedang berlangsung saat ini," ujar Ilham.
Proses cetak perdana Surat Suara Pemilu 2019 di PT Aksara Grafika Pratama Jatinegara Cakung, Jakarta Timur, Minggu (20/1/2019). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
KPU dalam Pemilu dan Pilpres tahun ini akan mencetak sebanyak 939.879.651 surat suara dengan nilai kontrak mencapai Rp 600 miliar. Proses pencetakan dilakukan secara serentak oleh lima konsorsium dan satu perseroan terbatas.
ADVERTISEMENT
Dalam pengadaan surat suara kali ini, KPU juga mengklaim telah menghemat senilai Rp 291 miliar. Enam konsorsium yang mencetak surat suara ini tersebar di 35 lokasi yang berada di 3 provinsi.
Enam konsorsium tersebut antara lain Konsorsium PT Aksara Grafika Pratama Jakarta memproduksi surat suara sebanyak 68.176.374 lembar, Konsorsium PT Balai Pustaka Jakarta memproduksi surat suara sebanyak 139.894.529 lembar, Konsorsium PT Gramedia Jakarta memproduksi surat suara sebanyak lembar 292.019.984 lembar.
Konsorsium PT Temprina Media Grafika Jawa Timur memproduksi surat suara sebanyak 255 019.544 lembar, Konsorsium PT Puri Panca Pujbangun Jawa Timur memproduksi surat suara sebanyak 107.714.950 serta PT Adi Perkasa Makassar Sulawesi Selatan memproduksi surat suara sebanyak 77.054.270 lembar.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan