kumparan
15 Jan 2019 15:22 WIB

KPU Persilakan Bila Capres - Cawapres Ingin Ikut Tes Baca Al-Quran

Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan di Gedung KPU RI, Jakarta, Kamis (30/08/2018). (Foto: Nadia K Putri)
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan tidak ada aturan tentang tes baca Al-Quran di dalam undang-undang bagi calon presiden dan calon wakil presiden. Namun, KPU mempersilakan jika kedua pasangan capres-cawapres, Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi mau mengikuti tes tersebut.
ADVERTISEMENT
"Berdasarkan UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu juga berdasarkan peraturan KPU maka tidak ada peraturan perundang-undangan yang mewajibkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden juga bagi para peserta pemilu yang lain untuk melaksanakan tes baca tulis Al-Quran juga tes baca tulis kitab suci yang lain," ujar Komisioner KPU Wahyu Setiawan di kantor KPU Pusat, Jakarta, Selasa (15/1).
Wahyu mempersilakan bagi Jokowi-Ma'ruf maupun Prabowo-Sandi untuk menerima tantangan tes baca Al-Quran ini atau tidak, karena KPU bukan menjadi patokan dari keputusan ini.
"Bukan menjadi persyaratan bagi capres dan cawapres. Jadi, sekali lagi ya kita kembalikan ke masing-masing capres dan cawapres dalam merespons itu mau mengikuti atau tidak mengikuti," jelasnya.
Meski keputusan tidak berada di tangan KPU, namun Wahyu menyambut baik usulan tes baca Al-Quran kepada para capres-cawapres. Menurutnya, hal ini menjadi bukti adanya partisipasi warga terhadap pesta demokrasi yang sedang berlangsung.
ADVERTISEMENT
"Kami menyambut baik prakarsa itu karena itu sebagai bentuk partisipasi warga, tetapi perlu diketahui bahwa dalam undang-undang dan Peraturan KPU dan dalam peraturan perundang-undangan secara umum itu tidak diatur tentang hal itu," kata Wahyu.
Sebelumnya, Ikatan Dai Aceh (IDA) secara serius memberikan tantangan kepada kedua pasangan capres-cawapres yaitu Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk tes membaca Al-Qur'an.
Hal itu dibuktikan IDA dengan langsung menyambangi posko tim pemenangan kedua pasangan capres-cawapres pada Senin (14/1). Sebab undangan yang telah dikirim sejak Desember 2018 kepada kedua paslon belum juga mendapat tanggapan.
Saksikan live streaming Debat Pilpres 2019 di kumparan, Kamis (17/1) mulai pukul 19.30 WIB. kumparan bekerjasama dengan TVRI untuk menayangkan rangkaian Debat Pilpres 2019. Nurhadi, 'calon presiden Maha Asik' juga akan meramaikan live streaming Debat Pilpres 2019 di kumparan.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan