kumparan
11 Jan 2019 18:28 WIB

KPU Targetkan Partisipasi Pemilih di Pemilu 2019 Sebesar 77,5 Persen

Komisioner KPU, Hasyim Asyari dalam acara diskusi 'Sindikasi Demokrasi' di Media Centre KPU, Jumat (11/1). (Foto: Rafyq Alkandy Ahmad Panjaitan/kumparan)
KPU sudah menentukan target jumlah pemilih yang akan berpartisipasi dalam Pemilu Serentak 2019. Kali ini, untuk pemilu yang baru pertama kali digelar serentak Pileg dan Pilpres, KPU memasang target di atas 75 persen.
ADVERTISEMENT
"KPU sebenarnya punya target programatik bahwa target pemilih hadir adalah 77, 5 persen," kata Komisioner KPU Hasyim Asyari di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (11/1)
"Nah, KPU juga punya tugas besar, punya tanggung jawab, bagaimana kemudian pemilih ini bisa hadir pada angka partisipasi yang sudah ditentukan oleh KPU," tambahnya.
Infografik, DPT PEMILU 2019. (Foto: Nunki Lasmaria Pangaribuan/kumparan)
Hasyim membeberkan saat ini KPU sedang mengumpulkan data dari berbagai media yang rutin melakukan riset ataupun lembaga-lembaga survei soal pengetahuan masyarakat tentang pemilu. Berdasarkan data dari riset atau survei itu, pihaknya lalu mengumpulkan tentang seberapa tinggi pengetahuan masyarakat soal pemilu di satu daerah.
"Itu yang dijadikan basis, misalkan KPU harus menggenjot sosialisasi lebih masif, itu bisa fokus di daerah-daerah yang menurut riset tadi itu dianggap masih rendah pengetahuannya tentang pemilu," paparnya.
ADVERTISEMENT
Nantinya, KPU akan meneliti media mana yang dianggap familiar sebagai informasi pemilu yang banyak dikonsumsi masyarakat. "Itu nanti akan dijadikan media yang akan diutamakan KPU," pungkas Hasyim.
Berdasarkan data KPU, partisipasi politik masyarakat pada pileg 2014 sebesar 75,11 persen. Sementara partisipasi politik masyarakat saat Pilpres 2014 sebesar 69,58 persen.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan