kumparan
19 Apr 2019 0:51 WIB

Kronologi Pengemudi Camry Tabrak Lari di Tebet

Salah satu lokasi tabrakan beruntun di Tebet, Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
Seorang pengemudi mobil Camry berinisial DS (38) menabrak satu mobil dan beberapa pengendara motor di Jalan Dr. Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan. Akibatnya, tujuh orang mengalami luka-luka.
ADVERTISEMENT
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir menuturkan kejadian pertama terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.
Lokasi tabrakan pertama terjadi di Jalan Rasuna Said sebelum underpass arah Buncit. Sebuah mobil Mercy yang dikemudikan Marno (34) menjadi korban pertama.
Kondisi mobil tabarak lari di Tebet. Foto: Dok. Istimewa
"Pengemudi menabrak Mercy B 811 QQ di Jalan Rasuna Said arah Buncit sebelum underpass lampu merah Kuningan," jelas Nasir dalam keterangannya, Kamis (18/4).
Berikut kronologi tabrak lari pengemudi Toyota Camry yang melukai 7 pengendara.

Kamis (18/4).

Pukul 19.00 WIB

Pengemudi berinisial DS menabrak mobil Mercy hitam B 811 QQ yang dikemudikan Marno. Pelaku menabrak Marno di Jalan Rasuna Said sebelum underpass arah Buncit, Setiabudi, Jaksel. DS lalu kabur ke arah Tebet.
ADVERTISEMENT

Pukul 19.16 WIB

DS yang kabur setelah menabrak mobil Marno terus melaju kencang dan menabrak motor Yamaha X-Ride B 3869 UHJ yang dikendarai oleh Sandi Utami di Jalan Minangkabau, Jaksel. Akibatnya, Sandi mengalami luka ringan di lutut, tangan, dan pinggang.
Sejumlah korban tabrak lari di Tebet berada di kantor polisi. Foto: Dok. Istimewa

Pukul 19.30 WIB

DS kembali menabrak pengendara motor lain, yakni Iwan. Iwan yang mengendarai Honda PCX itu juga membonceng Hani. Keduanya mengalami luka ringan.

Pukul 20.00 WIB

DS yang masih sibuk melarikan diri menabrak pengendara ojek online bernama Erlan. Penumpang Erlan, Ftriah juga jadi korban. Fitriah bahkan mengalami patah tangan kanan akibat kejadian ini.
Pelarian DS belum selesai. Setibanya di depan Masjid Ar-Rahman, dia menabrak sepeda motor Suzuki Address yang dikendarai oleh Salsabila Hanifa. Salsabila saat itu tengah membonceng Fani. Keduanya mengalami luka ringan.
ADVERTISEMENT
Tak jauh dari lokasi terakhir, pelarian DS terhenti saat dirinya menabrak sebuah bangunan. Warga lalu menangkap DS. Menurut kesaksian warga, DS sempat dipukuli oleh warga. Mobil DS juga rusak akibat amukan warga.
Polisi yang datang lalu mengamankan DS dari amukan warga dan membawanya ke Ditlantas Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan