Kumparan Logo
Wiranto saat diserang di Banten
Wiranto saat diserang di Banten.

Kronologi Penyerangan Wiranto dengan Senjata Lempar Ninja di Banten

kumparanNEWSverified-green

Wiranto saat diserang di Banten. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Wiranto saat diserang di Banten. Foto: Dok. Istimewa

Menkopolhukam Wiranto diserang menggunakan kunai atau senjata lempar ninja, saat tiba di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10).

Akibat serangan itu Wiranto mengalami luka di bagian perut dan langsung dirawat di UGD RSUD Pandeglang.

Berikut kronologinya:

Pukul 11.50 WIB

Wiranto tiba di Alun-alun Menes, Pandeglang, untuk menuju helikopter kembali kek Jakarta usai menghadiri acara di Universitas Mathlaul Anwar, Menes.

Saat tiba di alun-alun, Wiranto disambut Kapolsek Menes Kompol Dariyanto. Namun, tiba-tiba seorang pria muncul dan menyerang bagian perut Wiranto dengan kunai.

Wiranto saat diserang di Banten. Foto: Dok. Istimewa

Pukul 11.55 WIB

Wiranto langsung dibawa ke Klinik Menes Medical Centre untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Pukul 12.00 WIB

Wiranto dilarikan ke UGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandeglang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Wiranto saat di larikan ke rumah sakit di Banten. Foto: Dok. Istimewa

Wiranto menderita luka tusuk di bagian perut. Tidak hanya Wiranto, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto menderita luka tusuk di bagian punggung, sementara ajudan Wiranto bernama Fuad menderita luka tusuk di dada sebelah kiri atas.

Pelaku yang menyerang Wiranto dilaporkan berjumlah dua orang yaitu pria berpisau dan wanita muda. Kedua pelaku diduga terpapar paham radikal ISIS.

"Pelaku diduga terpapar paham radikal ISIS," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo kepada kumparan, Kamis (10/10).

Pelaku penyerangan terhadap Wiranto di Banten. Foto: Dok. Istimewa