Pencarian populer

Kusir Delman Tagih Janji Anies-Sandi agar Kembali Beroperasi di Monas

Ilustrasi Kuda Delman (Foto: commons.wikipedia.org)

Perwakilan Persatuan Delman Betawi Jakarta, Yudi, menyambangi Balai Kota DKI Jakarta untuk bertemu dengan Wakil Gubernur Sandiaga Uno. Ia meminta agar Anies dan Sandi menepati janjinya untuk memperbolehkan delman beraktivitas di Monas.

"Jadi kemarin kita tidak bisa beroperasi di Monas, Pak, dikarenakan belum ada izin. Kemarin waktu zaman Ahok tidak boleh beroperasi, tetapi kita beroperasi di sekeliling Monas boleh," tutur Yudi, di pendopo Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/11).

Sandiaga Uno yang menerima Yudi lalu mengusulkan agar delman yang biasa Yudi dan kawan-kawannya gunakan itu agar dipercantik dengan diberi fasilitas musik. Ide itu diusulkan Sandi lantaran ingin mengikuti gaya delman di New York, Amerika Serikat.

"Kalau gitu nanti kita coba cari gimana ininya karena kalau di New York, delman itu jadi malah daya tarik wisata, tapi dipercantik," usul Sandi.

Sandi lalu menawarkan agar para kusir delman itu mau untuk diatur di bawah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan Dinas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Delman menerabas banjir di Kedoya, Jakbar. (Foto: Atikah Fauziyyah/Antara)

"Mau, Pak. Kalau dari kawan-kawan sih siap dibina, tapi enggak siap untuk dibinasakan," jawab Yudi.

Setelah itu Sandi menginstruksikan stafnya yang bernama Ali untuk bergerak. "Li, tolong ini delman cepat ditangani sama UPT Monas-nya, sama UKM, Pak Irwandi, sama Bu Tinia. Dipikirin mereka yang ada ini bisa jadi bagian daripada daya tarik pariwisata kita, terus supaya mereka lapangan kerja, kan ini sekarang keluarga bergantung dan kuda-kudanya kan perlu makan juga. Nanti ditangani sama Pak Ali, staf saya," kata Sandi.

Usai mengadu ke Sandi, kepada wartawan Yudi menjelaskan, Sandi memang pernah menjanjikan agar delman bisa kembali beroperasi di Monas. Sebab saat Presiden Jokowi menjabat sebagai gubernur DKI, delman-delman boleh beroperasi di dalam Monas. Namun kebijakan itu berubah saat Basuki Tjahaja Purnama menggantikan Jokowi.

Pelarangan itu karena 28 dari 32 kuda yang beroperasi di Monas terjangkit stongylus, perasit yang bisa menular ke manusia.

"Kita hanya menginginkan janji-janji Pak Wagub waktu kampanye. Memang sebelumnya waktu zaman Jokowi kita diperbolehkan untuk beroperasi di Monas, karena motto kami kan ada Monas ada delman. Jadi kita di sini menekankan janji-janji beliau waktu kampanye," ucap Yudi.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: