• 3

Laut Jawa 'Mengamuk', Pelabuhan Jepara Ditutup

Laut Jawa 'Mengamuk', Pelabuhan Jepara Ditutup


Ilustrasi cuaca buruk

Ilustrasi cuaca buruk (Foto: ANTARA FOTO/Rahmad)
Kegiatan pelayaran di Pelabuhan Jepara, Jawa Tengah, ditutup sementara karena tingginya gelombang.
Kabid Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara, Suroto, menjelaskan bahwa pelayaran pada Sabtu (13/1) dilarang.
"Aktivitas pelayaran dilarang karena ketinggian gelombang di Laut Jawa sesuai prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencapai sekitar empat meter," ujarnya dilansir Antara.
Padahal, dua kapal penyeberangan yakni Kapal Motor Siginjai dan Express Bahari seharusnya melakukan perjalanan dari Karimunjawa menuju Jepara. Jadwal keberangkatan pun ditunda hingga cuaca kembali normal.
Terkait ada tidaknya calon penumpang yang menunggu di Pelabuhan Jepara, kata dia, hingga saat ini tidak ada, karena cuaca laut setiap hari selalu disampaikan kepada sejumlah pihak, termasuk ke sejumlah agen perjalanan wisata.
"Wisatawan juga tidak terlihat ada yang menunggu di pelabuhan, karena agen perjalanan wisata tentu akan selalu menginformasikan cuaca laut," ujarnya.
Selain itu, larangan melaut juga berlaku untuk kapal nelayan, karena kapal penumpang yang memiliki lambung kapal lebih besar dilarang melaut.
Demi keselamatan, Suroto berharap larangan melaut dapat dipatuhi semua pihak yang selama ini melakukan aktivitas di laut. Sebab, saat ini sedang memasuki musim barat yang ditandai dengan gelombang tinggi.
"Prakiraan cuaca untuk Minggu (14/1), gelombang laut masih tinggi. Namun, akan dilihat kondisi riil di lapangan apakah cuacanya aman untuk pelayaran atau tidak. Prediksinya, gelombang tinggi bakal berlangsung hingga Februari 2018," imbuh Suroto.
Sebelumnya BMKG melaporkan sejumlah wilayah di Indonesia terkena dampak dari Siklon Tropis Joyce sejak Kamis (11/1) hingga Minggu (14/1). Di antaranya yakni wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, NTB dan NTT yang berpeluang turun hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang. Sementara untuk perairan selatan Selat Sunda, Jawa, Sumbawa, hingga NTT berpotensi gelombang laut setinggi 2.5 hingga 4 meter.

NewsCuacaIklimBMKGJepara

presentation
500

Baca Lainnya