kumparan
1 Sep 2018 16:31 WIB

Ma'ruf Amin Gaet Suara Milenial Santri, Jokowi Milenial Non Santri

Ma'ruf Amin saat hadir dalam pertemuan dengan tim pemenangan Pilpres di posko pemenangan rumah Cemara, Sabtu (1/8/2019). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
Suara milenial akan menjadi sumber suara yang diperebutkan oleh bakal capres cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menanggapi hal ini, bakal cawapres Ma'ruf Amin mengakui pemilih milenial sangat berpengaruh di Pilpres 2019.
ADVERTISEMENT
Ma'ruf menyebut kombinasi dirinya dengan Jokowi sangat cocok untuk merangkul baik suara milenial santri maupun non santri. Sosok Jokowi, menurut dia, merupakan interpretasi kaum milenial saat ini sehingga dinilai cukup untuk memikat suara milenial dengan ciri khas gayanya.
"Kalau milenial yang non santri cukup dengan Pak Jokowi dengan gayanya naik motor dan berjaket. Kemudian tampilan-tampilan pak Jokowi cukup," kata Ma'ruf di Posko Cemara, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Sabtu (1/9).
Jokowi dan Ma'ruf Amin meninggalkan Gedung Joang 45, Jakarta, Jumat (10/8/2018). (Foto: Aprilandika Pratama/kumparan)
Sedangkan untuk menggaet suara milenial santri, Ma'ruf menilai dirinya cukup menggambarkan sosok kaum millenial santri. "Tapi kalau milenial santri cukup ke saya," imbuhnya.
Ma'ruf pun yakin ia dan Jokowi mampu merangkul suara milenial secara signifikan. Sebab, menurutnya, ia dan Jokowi merupakan gambaran dari sosok milenial dengan gaya yang berbeda.
ADVERTISEMENT
"Kira-kira semua milenial kita ambil yang santri dan non santri," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan