Pencarian populer

Makin Eksis Sejak Masuk Akun UI Cantik

Polemik Akun Mahasiswi Cantik. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan )

"Masuk akun UI Cantik lebih berpengaruhnya ke sosial media, kayak endorsement," ujar Shelma Nurkinanty menanggapi foto dirinya yang masuk ke akun Instagram @ui.cantik.

Shelma tak ambil pusing fotonya tiba-tiba masuk ke dalam akun Instagram yang kerap membagikan foto mahasiswi-mahasiswi Universitas Indonesia yang dinilai cantik itu. Meskipun ia tak tahu kriteria seperti apa yang membuatnya masuk ke dalam unggahan akun tersebut.

Di sela waktu membimbing murid-muridnya latihan cheerleaders, Shelma mengisahkan awal mula fotonya masuk ke dalam akun @ui.cantik. Kala itu 4 tahun lalu ia heran beberapa teman menghubunginya di waktu yang hampir bersamaan. Isi chat-nya pun serupa, memberi tahu bahwa foto Shelma masuk ke akun @ui.cantik. Lantas ia langsung mengecek akun tersebut.

Video

Saat itu admin akun @ui.cantik tidak meminta izin mengunggah foto Shelma di feed Instagram mereka. Shelma sempat kecewa karena akun tersebut tidak punya etika mengambil foto orang tanpa persetujuan. Namun dia tidak protes dan memilih mendiamkannya.

"Dikasih tahu teman masuk UI Cantik, terus pas aku cek bener ternyata foto aku ada di akun itu, tapi ya aku cuek aja," ujar Shelma, saat ditemui kumparan di GOR Bulungan, Sabtu (12/1).

Shelma Nurkinanty (Foto: Fauzan/kumparan)

Meski demikian, Shelma mengaku banyak efek positif yang ia rasakan saat fotonya diunggah di akun dengan ratusan ribu followers itu. Akun Instagram Shelma dibanjiri permintaan pertemanan, yang tadinya followersnya 10 ribu, kini mencapai 25 ribu.

Dia juga dibanjiri permintaan endorse dari online shop hingga dapat meraup keuntungan yang menurutnya lumayan. Sejak masuk akun @ui.cantik link pertemanan Shelma juga meluas, dan membuatnya semakin populer. Termasuk bisnis club cheerleading yang ia bangun selama 2 tahun kini dikenal banyak orang.

"Keuntungan orang lebih tahu kita. Aku kan sekarang punya club cheerleading yang bernama Lion Cheerleading jadi orang lebih tahu lagi, kayak gitu sih lebih manfaatin aja sih," ungkap Shelma.

Tak hanya sekali, perempuan berusia 22 tahun ini mengaku fotonya diunggah oleh akun @ui.cantik hingga 5 kali. Dalam setiap unggahan, akun tersebut kerap mencantumkan foto, nama lengkap, nama fakultas, jurusan, hingga angkatan. Shelma juga turut mendapat tawaran endorse dari akun @ui.cantik, yakni diminta mempromosikan jaket bertuliskan UI.

Polemik akun cantik mahasiswa. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Namun di sisi lain, Shelma juga kerap kali mendapat pesan tak menyenangkan dari para pria, seperti ajakan berkenalan hingga berkencan. Sempat risi dengan pesan-pesan dan ajakan itu, namun ia memilih tak meresponsnya. Dengan begitu, lama-lama mereka lelah mengganggu Shelma.

Menurutnya pesan-pesan centil yang didapat sejak masuk akun @ui.cantik tak seberapa dengan apa yang pernah ia rasakan sebelumnya. Identitas Shelma pernah dimanfaatkan oleh orang tak bertanggung jawab untuk membuat akun bodong. Fotonya tersebar di Tinder, Grinder, dan Twitter yang mengatasnamakan dirinya.

"Kalau di UI Cantik enggak pernah (merasa dilecehkan), kalau di luar itu pernah ada yang sampai malsuin akun aku di Twitter, Tinder, Grinder yang untuk lesbi, sampai ada yang nganggep aku lesbiannya. Ya langsung aku block orang tersebut. Aku juga langsung klarifikasi di IG kalau aku enggak punya akun selain Instagram ini," urai Shelma.

Senada dengan Shelma, mahasiswi Universitas Bina Nusantara (Binus) Cesilia Zefa mengatakan hal serupa. Cesil yang pernah masuk akun @badaibinus mengaku followers-nya meningkat.

“Sisi baiknya itu kali ya followers lumayan naik. Bangga sih nggak, cuma lumayan naikin pamor lah,” kata Cesil saat diwawancara terpisah.

Cesilia Zefa (Foto: Irish Tamzil/kumparan)

Meski demikian Cesil tak tahu apa kriteria yang membuatnya masuk akun @badaibinus. Dia kerap diledek teman-temannya karena masuk akun tersebut, yang terkadang justru membuatnya risi.

“Kaya apaan sih, padahal enggak deket sama gue, itu nyindir atau apa. Kalau orang lain gue agak kesel, tapi kalau teman sendiri (yang meledek) gue enggak kesel,” ujarnya.

Sebab ada juga yang tak setuju fotonya di-posting di akun @badaibinus karena menganggap dirinya kurang ‘badai’. “Kayaknya yang benci sama gue juga jadi banyak ‘masa dia masuk sih’ pasti ada aja yang sirik sama gue,” jelas Cesil.

Terlepas dari pro-kontra itu, Shelma dan Cesil menyarankan agar para admin akun mahasiswi cantik meminta izin kepada pemilik foto. Sehingga nantinya tidak ada yang merasa dirugikan atas tindakan tersebut. Mengingat tak semua orang suka privasi mereka terganggu. Tak semua orang juga menikmati ketenaran dan memanfaatkannya sebagai ajang untuk meraup rupiah.

----------------------------------------------------------------------

Simak cerita selengkapnya dengan ikuti topik Polemik Akun Mahasiswi Cantik di kumparan.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.36